Tari Jaipong: Kesenian dari Jawa Barat

2 min read

Tri Jaipong

Tari Jaipong merupakan salah satu tari yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Indonesia bahkan internasional. Tarian tradisional yang berasal dari Bandung Jawa Barat ini, diciptakan oleh seniman berbakat berdarah Sunda yaitu Gumgum Gumbira dan Haji Suanda. Biasa disebut juga dengan tari Daun Pulus Keser Bonjong atau Rendeng Bojong.

Tari ini adalah tarian yang terdiri dari gabungan beberapa kesenian tradisional  Indonesia seperti pencak silat, wayang golek dan ketuk tilu. Gerakan tarian ini begitu lincah, energik, ceria, dan humoris tentunya sangat menarik untuk dinikmati.

Gerakan Tari Jaipong

Tari Jaipon, Tarian khas suku sunda
Tari Jaipong suku Sunda, foto oleh indepedhia,com

Gerakan pada tari ini memiliki 4 ragam diantaranya adalah:

Bukaan

Gerakan tari ini dilakukan ketika dimulainya pementasan sebagai pembukaan. Para penari melakukan gerakan lemah gemulai berjalan memutar sembari memainkan selendang di bahunya dengan lemah gemulai.

Pencungan

Pada gerakan tari ini, para penari harus melakukan tarian dengan tempo yang cepat diiringi dengan alunan musik khas Sunda yang cepat pula.

Ngala

Para penari Jaipong, melakukan gerakan patah-patah disertai gerakan perpindahan dari titik satu ke titik lainnya dilakukan dengan tempo yang cepat.

Mincit

Gerakan tari dimana para penari melakukan pergantian satu ragam gerak tarian ke ragam gerak tarian lainnya. Gerakan tari ini dilakukan sesudah gerak ngala.

Pola Lantai Tari Jaipong

Terdapat macam pola lantai yang digunakan dalam tari tradisional yaitu pola lantai horizontal, pola lantai vertikal, pola lantai diagonal, pola lantai garis melengkung, dan pola lantai zig-zag. Sedangkan, pola lantai yang digunakan pada tari Jaipong ialah pola lantai vertikal atau lurus dan pola lantai zig-zag. Maksud dari pola vertikal ini ialah para penari Jaipong membentuk garis vertikal, berupa formasi lurus mulai dari depan ke belakang ataupun formasi lurus dari belakang ke depan. Kemudian pola lantai zig-zag, pada pola lantai ini penari Jaipong diharuskan membentuk formasi menyerupai bentuk huruf z.  

Kostum dan Properti Tari Jaipong

Busana yang dikenakan para penari sangat beragam, para penari menggunakan kebaya warna merah batik khas Jawa Barat menggunakan sanggul dan aksesoris yang catik. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern, para penari biasanya menggunakan baju yang beragam seperti kemben, baju dengan corak cantik dan mencolok, namun tetap terasa nuansa tradisionalnya

Adapun 3 macam busana yang digunakan pada tari ini adalah:

  1. Sinjang, merupakan kostum berupa kain menyerupai celana panjang berwarna hitam.
  2. Sampur, properti ini bentuknya seperti selendang, sampur dikenakan pada leher penari Jaipong.
  3. Apok, merupakan kostum berupa baju atasan yang memiliki kancing seperti pada pakaian umumnya dihiasi bordiran bunga-bunga cantik dan warna-warni pada bagian sudutnya.

Musik Pengiring

Tari Jaipong diiringi dengan musik khas Sunda yaitu musik degung dengan tempo yang cepat didominasi oleh suara gendang. Berikut beberapa alat musik yang digunakan untuk mengiringi tari Jaipong:

  1. Gendang, alat musik dari Jawa Barat ini dimainkan dengan cara ditabuh, dalam mengiringi tari Jaipong gendang ditabuh dengan tempo yang cepat.  
  2. Rebab, alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik ini digunakan sebagai pelengkap iringan tari
  3. Gong, alat ini dimainkan dengan cara dipukul, gong dipukul pada waktu tertentu sesuai dengan iringan tarian
  4. Kecrek, alat perkusi ini sering dipakai untuk mengiringi pentas seni tradisional. Berfungsi sebagai pemberi aba-aba pada pada iringan tari Jaipong maupun tari lainnya.
  5. Kecapi, merupakan alat musik yang berasal dari Sunda, sama dengan rebab, alat ini dimainkan dengan cara dipetik untuk mengiringi tari.

Keunikan Tari Jaipong

Tari jaipong dengan keunikan gerakannya yang lemah gemulai
Kesenian tari jaipong dari Jawa Barat, foto oleh blog,unnes,ac,id

Banyak sekali keunikan dari tarian khas dari Jawa Barat ini, bahkan banyak pula masyarakat yang tertarik untuk ikut menari ketika pementasan sedang berlangsung. Hal yang paling menarik dan unik adalah gerakan tari yang lemah gemulai dan energik. Gerakan tarinya merupakan gabungan antara kesenian tradisional pencak silat, wayang golek dan ketuk tilu, selain itu iringan musik yang didominasi gendang dengan tempo cepat menambah semangat para penonton untuk ikut serta menarikan tari Jaipong pada saat pementasan. Busana yang begitu apik dan beraga juga menjadi keunikan tersendiri. Karena keunikan ini, masih banyak masyarakat yang ingin melestarikannya dan banyak pula kaum muda yang ingin mempelajarinya.

Last Updated on Oktober 15, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll up