1. Informasi

Sejarah Lagu Indonesia Raya, Makna, Lirik, & Biramanya

Lagu Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan wajib yang diciptakan oleh W.R. Supratman. Pada hari senin, biasanya para pelajar akan mendengarkan dan menyanyikan lagu tersebut dengan penuh semangat. Namun, sudahkah kamu mengetahui sejarah lagu indonesia raya?

Tentunya, sebagai seorang pelajar kamu harus mengetahui sejarah lagu Indonesia Raya untuk mengingatkan kepada kita bagaimana perjuangan untuk merdeka. Yuk, simak penjelasannya.

Sejarah Lagu Indonesia Raya

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan pertama kali pada penyelenggaraan Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928 yang kemudian kita sebagai hari sumpah pemuda. Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman atau yang kita kenal dengan W.R. Supratman. 

Berdasarkan fakta sejarah lagu indonesia Raya dari Majalah Prisma edisi 5 Mei 1983 menjelaskan bahwa pada awalnya W.R. Supratman adalah seorang wartawan koran di Sin Po yang memiliki tugas untuk meliput Kongres Pemuda II.

Artikel Terkait

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 2:38 am

    Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel Artikel Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Yuk, Mengenal Bagaimana Cara Memahami Contoh Teks Ulasan
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on April 4, 2024 at 2:05 am

    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks The post Yuk, Mengenal Bagaimana Cara Memahami Contoh Teks Ulasan appeared first on Sma Studioliterasi.

Lagu Indonesia Raya Diciptakan Oleh Wage Rudolf Supratman
Lagu Indonesia Raya Diciptakan Oleh Wage Rudolf Supratman (sumber: Arsip Nasional)

W. R Supratman kemudian berinisiatif membawa lagu Indonesia Raya dan tidak ingin hanya sekadar menulis berita. Kemudian, dengan rasa semangat dan inisiatif yang tinggi, ia menyebarkan salinan teks lagu Indonesia Raya kepada para pemimpin organisasi muda. Dari sanalah menjadi titik bermulanya sejarah lagu Indonesia Raya.

Lagu yang diciptakan oleh W.R. Supratman disambut dengan sangat hangat kala itu. Pemimpin Kongres Pemuda Indonesia, yakni Sugono kemudian mengizinkan lagu tersebut dibawakan ketika jam istirahat tiba. Namun, terjadi keraguan dikarenakan kandungan dari lirik tersebut.

Sugondo khawatir jika pemerintah memboikot acara Kongres, sehingga beliau meminta Supratman membawakan lagu dengan versi instrumental saja. Ketika membawakan lagu tersebut, gesekan biola yang dimainkan dengan sepenuh hati membuat semua peserta kongres terharu.

Menurut sejarah lagu Indonesia Raya, Lagu ini pertama kali dikumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Selanjutnya, lagu tersebut kembali dibawakan pada pembubaran panitia Kongres Pemuda II pada Desember 1928.

Potret Kongres Pemuda II, Forum Pertama Tempat Indonesia Raya Dikumandangkan
Potret Kongres Pemuda II, Forum Pertama Tempat Indonesia Raya Dikumandangkan (sumber: Arsip Nasional)

Ketika Supratman menggesekkan biolanya, semua peserta berdiri dan menyanyi mengikuti kur dan iringan biola. Lagu ini menjadi tanda hormat kepada Indonesia Raya. Semenjak itulah lagu Indonesia menjadi populer. Disatu sisi, Belanda yang mendengar lagu tersebut menjadi gelisah jika dan ketakutan. 

Mereka takut jika lagu tersebut akan membangkitkan semangat kemerdekaan masyarakat. Ketakutan Belanja menjadi dasar pelarangan lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Belanja mengatakan bahwa lagu tersebut mengganggu ketertiban dan keamanan.

Pencipta lagu Indonesia Raya itu pun diancam dan di introgasi mengenai maksud lirik dari lagu yang ia ciptakan. Mereka maksud lirik “Merdeka, merdeka, merdeka.” Pelarangan ini pun diprotes oleh berbagai kalangan hingga akhirnya Hindia Belanda mencabut pelarangan menyanyikan lagu tersebut, namun tetap dengan satu syarat yakni dinyanyikan di ruang tertutup.

Perjuangan Supratman tidak hanya sampai pada satu lagu saya, ia kemudian menciptakan lagi “Matahari Terbit” yang membuatnya kembali ditahan oleh pemerintah Hindia Belanda. Mereka curiga bahwa Supratman ikut memuji Dai Nippon.

Supratman pada akhirnya bebas berkat bantuan van Eldik. Setelah keluar dari siksaan sebagai tahanan, kemudian ia jatuh sakit. Pada masa itulah ia mengenal Oerip, yakni kakak iparnya. Ia mengatakan pada kakak iparnya bahwa sudah takdirnya menjadi seperti ini. Ia berpesan “Biarlah saya meninggal, saya ikhlas. Saya sudah beramal, berjuang dengan caraku, dengan biolaku. Saya yakin Indonesia pasti merdeka.

Tepat pada tanggal 17 agustus 1938, tepat 7 tahun sebelum Indonesia merdeka Supratman menghembuskan napas terakhirnya setelah jatuh sakit. Ia kemudian dimakamkan di Kuburan Umum Jalan Kenjeran Surabaya.

Perjuangan Mengumandangkan Lagu Indonesia Raya Sebelum Merdeka

Jika kamu membayangkan sejarah lagu Indonesia Raya ini perjuangan yang mudah, tentu kamu harus membuang pikiran tersebut jauh-jauh. Sejarah lagu indonesia raya sangat panjang dan berlanjut setelah penciptanya tiada. Lagu ini seolah memiliki kekuatan untuk membuat penjajah ketakutan.

Lagu Indonesia Raya ditulis dengan semangat oleh Supratman namun seolah dilenyapkan untuk hening oleh pemerintah Hindia Belanda. Pemerintah Hindia tentu paham, bahwa lagu tersebut terlalu membara, dan mampu menghidupkan semangat siapapun yang mendengarnya agar bergerak dan berjuang untuk bebas dari sakitnya dijajah.

Semasa hidupnya, Supratman dua kali ditahan oleh pemerintah Hindia Belanda yang merasa terancam dengan lirik lagu kemerdekaan yang mengandung kata “Merdeka, Merdeka”. Penyiksaan yang ia alami karena menciptakan lagu tersebut membuatnya jatuh sakit, namun tentu tidak memudarkan semangatnya agar lagu terus berkumandang.

Meninggalnya Supratman, ternyata tidak membuat pihak Hindia Belanda tenang. Lagu tersebut masih menimbulkan ketakutan. Namun, kali ini bukan hanya Hindia Belanda saja yang merasa terancam, namun juga Jepang. Pada saat itu, Jepang telah menduduki kawasan Hindia Belanda pada tahun 1942, tepatnya pada saat bulan Maret. 

Lagu Indonesia Raya bebas dinyanyikan setelah Jepang berada diambang kejatuhan. Lagu ini pun dikumandangkan dengan nyaring pada hari kemerdekaan Indonesia, yakni tanggal 17 Agustus ketika Soekarno membacakan teks proklamasi dan Sang Saka Merah Putih dikibarkan.

Proses Pengibaran Bendera dengan Iringan Lagu Indonesia Raya
Proses Pengibaran Bendera dengan Iringan Lagu Indonesia Raya (sumber: tertera)

Makna Lagu Indonesia Raya

Bersumber dari Kemendikbud, makna lagu Indonesia Raya pada kata “Marilah Kita Berseru Indonesia Bersatu.” memiliki arti bahwa terdapat penyemangat dan pengingat bagi seluruh bangsa Indonesia yang pada saat itu belum merdeka agar tersebut bergerak meraih kemerdekaan.

Pada kata “Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya” pada sebelumnya merupakan kata dari “Bangunlah Badannya, Bangunlah Jiwanya.” Berdasarkan sejarah lagu Indonesia Raya, perubahan posisi kata ini dikarenakan menurut Ir Soekarno bahwa tidak akan bangun ragu seseorang jika jiwanya masih belum bangun. Hanya seorang budak yang sudah bangkit namun jiwanya masih belum. Sehingga atas dasar ini, Ir Soekarno memerintahkan perubahan posisi lirik.

Cara Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Menyanyikan lagu Indonesia Raya tentunya tidak boleh sembarangan. Sejarah lagu Indonesia Raya yang panjang membuat kita harus menghormati dalam menyanyikannya. Terdapat penetapan peraturan dalam menyanyikan lagu kebangsaan agar tidak disalah gunakan. Bahkan, peraturan tersebut dilengkapi dengan pasal-pasal, di antaranya:

1. Dilarang Mengubah Lagu

Larangan ini didasari pada peraturan UU Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta lagu kebangsaan.

Peraturan ini kemudian didukung oleh Pasal 64a mengenai larangan mengubah lagu kebangsaan dengan nada, irama, kata-kata, dan gubahan lainnya. Kemudian, terdapat pasal 70 yang menyatakan hukuman dari mengubah Lagu Kebangsaan adalah dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00.

2. Larangan Untuk Tujuan Komersil

Aturan ini tertulis dalam UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta lagu kebangsaan. 

Selain itu terdapat pasal 64 yang menjelaskan penggunaan lagu kebangsaan untuk iklan. Dan hukuman pelanggaran terkait pasal 64 dengan hukuman pidana penjara 1 tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000,00.

Lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan tempo MARS yakni dinyanyikan dengan penuh semangat. Selain itu, birama lagu Indonesia Raya adalah 4/4. Selengkapnya tentang pengertian birama bisa kamu simak di artikel keren ini.

Berikut lirik lagu Indonesia Raya lengkap:

Indonesia tanah airku 
Tanah tumpah darahku 
Di sanalah aku berdiri 
Jadi pandu ibuku 
Indonesia kebangsaanku 
Bangsa dan Tanah Airku 
Marilah kita berseru 
Indonesia bersatu 

Hiduplah tanahku 
Hiduplah negriku 
Bangsaku Rakyatku semuanya 
Bangunlah jiwanya 
Bangunlah badannya 
Untuk Indonesia Raya 

Indonesia Raya 
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya 
Merdeka Merdeka 
Hiduplah Indonesia Raya 

Indonesia Raya 
Merdeka Merdeka 
Tanahku negriku yang kucinta 

Indonesia Raya 
Merdeka Merdeka 
Hiduplah Indonesia Raya

Sementara itu, not lagu Indonesia Raya adalah sebagai berikut:

Not Lagu Indonesia Raya
Not Lagu Indonesia Raya (sumber: Moses Pasaribu)

Nah itu tadi penjelasan mengenai sejarah lagu Indonesia Raya. Lagu Indonesia Raya memiliki pengaruh yang begitu kuat sehingga pemerintah Hindia Belanda dan Jepang sangat takut terhadap lagu ciptaan W.R. Supratman tersebut. Lagu tersebut tidak hanya sekadar lagu, ia memiliki kekuatan untuk membangkitkan semangat.

Setelah memahami makna dari sejarah lagu Indonesia Raya, kamu harus menyanyikan lagu ini dengan lantang dan penuh semangat, ya!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Sejarah Lagu Indonesia Raya, Makna, Lirik, & Biramanya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]

    Trending

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas […]
    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]
    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]