1. Museum
  2. Museum Sejarah

Museum Satria Mandala: Museum Dengan Segudang Senjata Perang

Museum adalah tempat untuk menyimpan barang-barang peninggalan sejarah, seni, maupun ilmu. Indonesia sendiri adalah negara yang menjunjung tinggi nilai sejarah. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya museum yang dibangun dan menampilkan berbagai koleksi.  Pada kesempatan kali ini, Munus akan membahas tentang Museum Satria Mandala. 

Ingin tahu Museum Satria Mandala menyimpan sejarah tentang apa saja dan dari mana ide museum ini berasal? Simak penjelasan Munus di bawah ini.

Sejarah Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala adalah museum yang menyimpan peninggalan sejarah masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, lebih khususnya Tentara Nasional Indonesia. Museum ini dibangun di tanah bekas rumah istri presiden Soekarno yang bernama Ratna Sari Dewi.

Museum Satria Mandala berasal dari semangat mewariskan nilai-nilai luhur perjuangan tahun 1945. Oleh karena itu, Brigjen TNI Nugroho Notosusanto sebagai kepala pusat sejarah TNI pertama menjadi orang yang bertanggung jawab untuk melaksanakan pembangunan dan mempersiapkan rencana pembangunan museum pada tahun 1968.

Artikel Terkait

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on Mei 8, 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 5:30 am

    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi Artikel Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Sejarah Museum Satria Mandala (sumber: OBSERVER)
Sejarah Museum Satria Mandala (sumber: OBSERVER)

Nugroho Notosusanto ingin menunjukkan peran militer di Indonesia dan mewariskannya ke generasi penerus. Inspirasi yang diambil Nugroho Notosusanto berasal dari  Museo Nacional de Historia di Mexico City dan museum Peringatan Perang Australia di Canberra.

Pada awalnya rencana pembangunan akan menggunakan istana presiden di Bogor, tapi tidak diizinkan oleh Presiden Soeharto. Sebagai solusi, Presiden Soeharto menganjurkan untuk menggunakan Rumah Ratna Sari Dewi atau pada saat itu disebut Wisma Yaso. Rumah ini kemudian mengalami pemugaran dan renovasi dimulai pada tanggal 15 November 1971.

Presiden Soeharto kemudian meresmikan museum ini pada tanggal 5 Oktober 1972, tepat saat hari tentara berlangsung. Nama Satria Mandala diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti lingkungan keramat para ksatria.

Pada awalnya museum ini hanya dapat menampung sekitar dua puluhan diorama, tetapi pada tahun 1987 dibangun sebuah gedung tambahan. Gedung tersebut bernama Waspada Purbawisesa. Museum Waspada Purbawisesa bertujuan untuk memberikan pendidikan Pancasila. Landasan ide tersebut terjadi karena banyaknya protes dari para muslim konservatif yang terjadi di Tanjung Priok.

Pada tahun 2010, Museum Satria Mandala mulai diakui pemerintah sebagai salah satu warisan budaya. Bahkan sejak tahun 2006 sampai 2008, museum ini telah dikunjungi sekitar 48000 pengunjung.

Isi dan Bangunan Museum Satria Mandala

1. Bagian Dalam

Dalam Museum Satria Mandala terdapat sebuah ruangan yang dikhususkan sebagai penyimpanan spanduk-spanduk milik para pasukan. Bangunan ini juga berisi beberapa peninggalan dari petinggi militer seperti Jenderal Soedirman, Jenderal Oerip Soemohardjo, Jenderal Abdul Nasution, dan Jenderal Soeharto.

Ruang Diorama (sumber: Sejarah Lengkap)
Ruang Diorama (sumber: Sejarah Lengkap)

Pada ruangan yang didedikasikan untuk Jenderal Soedirman, terdapat berbagai benda sejarah seperti seragam, tas, bintang jasa, jaket, tongkat, sampai tandu yang digunakan untuk mengangkat Jenderal Soedirman ketika jatuh sakit. Selain itu, terdapat juga beberapa foto sebagai bukti dokumentasi sejarah.

Dengan melihat peninggalan ini, para pengunjung diharap untuk dapat merasakan semangat juang sang Jenderal dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ada pula berbagai macam senjata yang tersimpan di sekitar area tersebut. Aula Pahlawan menyimpan dua buah patung yaitu Jenderal Oerip dan Jenderal Soedirman yang saat ini telah diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.

Lantai utama museum berisi dengan diorama yang memvisualisasikan keadaan mulai dari diorama proklamasi, pembentukan Badan Keamanan Rakyat, dan berhenti di pertempuran Palagan Ambarawa. Diorama di sini memiliki penjelasan dari bahasa Indonesia dan juga bahasa Inggris, jadi untuk teman teman dari luar negeri dapat mengetahui apa makna diorama tersebut. 

Contoh Diorama di Museum Satria Mandala (sumber: @pusjarahtni on Instagram)
Contoh Diorama di Museum Satria Mandala (sumber: @pusjarahtni on Instagram)

Diorama ini dibuat semenarik mungkin karena orang tentu jauh lebih suka untuk melihat sebuah gambaran visual. Selain itu juga banyak diorama yang berlatar waktu sebelum proklamasi. Diorama ini kebanyakan dikerjakan oleh para seniman dari Yogyakarta. Jika kalian ingin melihat foto, museum ini juga menyimpan arsip dokumentasi yang diambil pada zaman perjuangan.

Salah satu diorama yang cukup terkenal adalah diorama pertempuran Surabaya yang terjadi pada tanggal 10  November 1945. Seperti kita ketahui, pertempuran ini adalah titik balik perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, bahkan sampai 10 November sendiri dijadikan sebagai Hari Pahlawan Nasional. 

Terdapat juga dokumentasi berupa foto saat proklamasi, miniatur, dan diorama pembacaan proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945. Di sisi lain, ada sebuah diorama yang menjelaskan pembentukan Badan Keamanan Rakyat yang akan menjadi Tentara Negara Indonesia kedepannya. 

2. Bagian Luar

Salah Satu Koleksi Pesawat Museum Satria Mandala (sumber: TripAdvisor)
Salah Satu Koleksi Pesawat Museum Satria Mandala (sumber: TripAdvisor)

Selain koleksi diorama di dalam gedung, Museum Satria Mandala juga memiliki berbagai koleksi mesin perang yang ditaruh bagian luar museum. Sebagai contohnya adalah KRI Pattimura. Kapal ini adalah hasil dari Pakta Warsawa dan dibuat oleh Jerman Timur. Kapal ini turun dalam pertempuran yang terjadi di Papua. 

Selain itu, ada juga pesawat Amerika Utara seperti AT-16 Harvard, P-51 Mustang, dan B-25 Mitchell.Selain pesawat, juga ada helikopter buatan Uni Soviet, yaitu Mil Mi-4 yang dirancang untuk menandingi helikopter H-19 Chickasaw milik Amerika Serikat

Bukan hanya itu, di sini kamu juga bisa melihat kendaraan seperti ambulan, tank, dan jeep jenis Willys MB yang pada zaman dahulu digunakan tentara Amerika Serikat saat perang dunia kedua dan dipakai oleh Jenderal Soedirman.

Alamat Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala berlokasi di Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Jenderal Gatot Subroto No.14, Jakarta Selatan. Museum ini berdiri di tanah seluas 56.670 m² yang pada awalnya adalah rumah dari Ratna Sari Dewi, istri dari Presiden Soekarno.

Fasilitas & Jam Buka Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala (sumber: Jejak Piknik)
Museum Satria Mandala (sumber: Jejak Piknik)

Museum Satria Mandala buka pada hari Selasa sampai Minggu pada pukul 09.00 – 15.00 WIB dan libur pada hari Senin dan hari libur nasional. Fasilitas yang dimiliki museum ini meliputi taman baca anak, kanti, toko souvenir dan cenderamata, sampai gedung serbaguna yang berkapasitas 600 kursi.

Bahkan akhir-akhir ini, Plaza Museum Satria Mandala baru saja diresmikan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Untuk tiket masuk kalian hanya perlu merogoh kocek Rp2500 untuk orang dewasa dan Rp1500 untuk anak-anak.

Baca juga: Museum Benteng Vredeburg: Sejarah, Jam Buka, & Tiket Masuk

Museum adalah salah satu sarana kita sebagai para generasi penerus untuk belajar dari masa lalu. Berbagai kilas balik dapat kita saksikan melalui peninggalan yang dipajang di museum. Jadi, kenapa tidak kalian masukkan museum, khususnya Museum Satria Mandala, sebagai tempat yang wajib kalian kunjungi untuk liburan?

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Museum Satria Mandala: Museum Dengan Segudang Senjata Perang

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]

    Trending

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas […]
    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]