1. Blog

Mengenal Ancaman di Bidang Ideologi & Strategi Mengatasinya

Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila. Sejak berdirinya Indonesia, Pancasila sudah menjadi landasan dasar kehidupan bermasyarakat. Tidak jarang, ideologi Pancasila ini ditentang dan berusaha digantikan oleh beberapa golongan atau kelompok karena tidak sesuai dengan kepentingan kelompok tersebut. Kali ini, Museum Nusantara akan membahas tentang ancaman di bidang ideologi serta strategi untuk menanganinya. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!  

Keberagaman Ideologi

Tidak dipungkiri, Indonesia adalah negara yang terkenal dengan keragamannya. Berbagai jenis suku bangsa, ras, dan agama tinggal dalam satu wilayah Indonesia. Keberagaman ini bahkan tertulis dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda tetap satu juga.

Memang keberagaman ini adalah suatu keunikan dari negara Indonesia, tapi jika keberagaman ini tidak dikelola dengan baik dan tidak memiliki semangat persatuan maka hanya akan menimbulkan malapetaka. Seiring berjalannya waktu, mulai dibuat kesepakatan untuk menjaga keberagaman tersebut tanpa mengurangi persatuan dan kesatuan.

Sebagai bentuk mempertahankan kemajemukan tersebut maka dilakukan integrasi nasional. Integrasi berarti proses pembauran atau penyatuan sampai menjadi satu utuh atau bulat. Integrasi nasional sendiri dapat dilihat sebagai proses menyatukan aspek sosial budaya dalam mewujudkan kesatuan, keselarasan dan keseimbang dalam mencapai tujuan sebagai suatu bangsa.

Artikel Terkait

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 2:38 am

    Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel Artikel Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Maret 12, 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Hal ini tentu saja bukan perkara yang mudah. Dalam sejarah, banyak sekali usaha-usaha untuk memecah persatuan yang diperjuangkan masyarakat Indonesia. Berbagai paham dan ideologi muncul dan berusaha menggantikan Pancasila yang hadir dan membentuk Indonesia sampai saat ini.

Sejarah Ancaman di Bidang Ideologi

Pada masa masa awal berdirinya Indonesia, ideologi Indonesia yang sudah ditetapkan dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945 mengalami banyak sekali ancaman. Meskipun sudah terbentuk dasarnya, tidak serta merta keadaan Indonesia menjadi aman sentosa saja.

Ancaman di bidang ideologi yang pertama adalah peristiwa pemberontakan PKI di Madiun. Pemberontakan PKI yang terjadi di Madiun ini terjadi pada tanggal 18 September 1948. PKI melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Indonesia yang pada saat itu masih dipimpin oleh Presiden Soekarno.

Tujuan dari gerakan ini adalah menggulingkan pemerintahan sah Indonesia dan mengganti landasan negaranya menjadi paham komunis. Gerakan ini sendiri dipelopori oleh Amir Syarifuddin dan Musso.

Ancaman berikutnya adalah gerakan DI TII yang bermula di Jawa Barat. Gerakan DI TII ini adalah gerakan pemberontakan yang memiliki tujuan untuk mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Pemberontakan DI TII pertama kali terjadi di Jawa Barat pada tahun 1949 dan dipimpin oleh Kartosuwiryo. Lambat laun, gerakan pemberontakan ini menjadi semakin meluas sampai ke wilayah lain, seperti Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, sampai Aceh.

Gerakan yang sudah disebutkan tersebut hadir karena rasa ketidakpuasan terhadap ideologi yang dipegang Indonesia. Beberapa orang yang memiliki paham lain berusaha untuk memaksakan pahamnya sendiri karena merasa hal itu yang paling benar. Pemaksaan ideologi ini yang menjadi bentuk ancaman di bidang ideologi.

Menggantikan Ideologi Pancasila

Seiring berjalannya waktu, akses informasi menjadi semakin pesat dan tidak terkontrol. Kalian dapat mengakses apapun sesuai preferensi kalian. Hal ini juga yang menyebabkan paham-paham baru masuk ke masyarakat Indonesia. Berbagai paham seperti komunisme dan liberalisme diyakini oleh beberapa ahli dapat membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, kepribadian bangsa, bahkan keselamatan segenap bangsa. 

Berikut adalah beberapa dampak dari ancaman di bidang ideologi yang hadir seiring berkembangnya zaman:

  1. Pemahaman masyarakat terhadap ideologi bangsa, Pancasila, menjadi berkurang dan menciptakan perilaku masyarakat yang tidak sesuai nilai-nilai yang berlaku dalam Pancasila.
  2. Timbulnya berbagai gerakan separatis sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap pemerintah yang ada dan perbedaan ideologi.
  3. Moral bangsa dan etika yang semakin tergerus zaman karena sikap masyarakat yang tidak mencerminkan paham Pancasila.

Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ideologi

Tentu, untuk mengatasi ancaman di bidang ideologi ini kita memerlukan strategi yang tepat. Tenang, Museum Nusantara tidak akan menyarankan strategi untuk pemblokiran aplikasi apapun atau konten apapun yang tersebar di media informasi.

Edukasi tentang Nilai Pancasila

Selama ini murid-murid di Indonesia hanya membacakan dan menghafal poin-poin dari setiap sila. Memang, membaca dan menghafal adalah satu proses belajar tapi perlu diingat bahwa inti dari Pancasila sendiri adalah makna yang terkandung di dalamnya. Edukasi dengan cara mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari jauh lebih efektif daripada hanya menghafal untuk dituliskan kembali ke kertas ujian.

Kerjasama antar Tokoh Agama dan Golongan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Indonesia adalah negara yang beragam tentu banyak tokoh berpengaruh pada golongan tertentu. Pemerintah harus mampu berkolaborasi dengan beberapa tokoh tersebut supaya dapat dijalin sebuah relasi yang harmonis untuk mencapai integrasi nasional.

Penindakan Terhadap Narasi-Narasi Pemberontakan

Media informasi saat ini sudah sangat berkembang. Berbagai kalangan sudah dapat mengaksesnya dengan mudah terlebih lagi internet saat ini bukan termasuk sebagai barang mewah lagi. Hal ini juga dapat menjadi salah satu cara penyebaran paham-paham baru yang menentang Pancasila atau mengancam kedaulatan Indonesia. Masyarakat dapat dilibatkan supaya turut berperan memerangi berbagai paham atau narasi yang dapat merusak persatuan bangsa, bukan dengan tiba-tiba memblokir aplikasi.

Baca juga:

Sekian pembahasan Museum Nusantara kali ini tentang ancaman di bidang ideologi dan bagaimana cara mengatasinya. Ideologi bukan suatu hal yang dipaksakan, tapi sebagai warga Indonesia, kita perlu mengetahui bahwa Pancasila adalah bentuk ideologi yang dibuat selaras dengan kemajemukan masyarakat Indonesia. Semoga penjelasan kali ini bermanfaat untuk kalian!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Ancaman di Bidang Ideologi & Strategi Mengatasinya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]
    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]