1. Blog

Pemberontakan Andi Azis: Latar Belakang & Tujuannya

Halo anak Nusantara! Perjuangan Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan serta memulai pembangunan mendapat rintangan dari berbagai pihak, bahkan dari warga Indonesia sendiri. Meskipun suatu kebijakan dilakukan untuk kepentingan negara, bukan berarti semua rakyat Indonesia akan secara langsung menyetujuinya. Salah satu bentuk nyatanya adalah pemberontakan Andi Azis.

Pada kesempatan kali ini, Munus akan membahas tentang latar belakang, tujuan, tokoh, dan upaya pemerintah untuk menumpas pemberontakan ini. Cari tahu lebih dalam pembahasan di bawah ini.

Latar Belakang Pemberontakan Andi Azis

Pemberontakan Andi Azis adalah pemberontakan yang dilakukan seorang mantan perwira KNIL bernama Andi Azis. Ia tidak ingin Negara Indonesia Timur (NIT) bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Latar belakang terjadinya pemberontakan Andi Azis adalah pemerintah Indonesia yang dianggap sebagai pengganggu keamanan di daerah Negara Indonesia Timur. Andi Azis ingin mempertahankan keberadaan dari NIT dan menjauhkan campur tangan pemerintah NKRI. Ia berpendapat bahwa yang bertanggung jawab atas gangguan keamanan di Negara Indonesia Timur adalah APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat).

Artikel Terkait

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on Mei 8, 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 5:30 am

    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi Artikel Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Pemberontakan ini terjadi di Ujungpandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 5 April 1950. Pemberontakan diawali dengan konflik yang terjadi di Sulawesi Selatan pada bulan yang yang sama. Konflik tersebut terjadi karena situasi yang memanas antara masyarakat anti federal dan pro federal.

Karena sedang terjadi konflik, Tentara Nasional Indonesia atau TNI dikerahkan untuk mengamankan suasana di Sulawesi Selatan. Masyarakat pro federal yang mengetahui hal ini merasa terancam dengan kedatangan TNI. Oleh sebab itu, masyarakat pro federal bergabung dengan pasukan Andi Azis dan terbentuklah sebuah pasukan bernama Pasukan Bebas.

Tujuan Pemberontakan Andi Azis

Tujuan dari pemberontakan ini adalah Andi Azis ingin mempertahankan keberadaan dari NIT dan menduduki posisi tertinggi di NIT terutama dalam bagian militer bersama Soumokil dan Sukowati sebagai presiden. 

Tokoh Pemberontakan Andi Azis

Dalam pemberontakan ini banyak tokoh yang terlibat. Berikut adalah beberapa tokoh yang terlibat dalam peristiwa ini.

1. Andi Azis

Andi Abdoel Azis lahir pada tanggal 19 September 1924 di Simpang Binal, Sulawesi Selatan. Ia dibawa oleh seorang pensiunan Asisten Residen ke Belanda karena keinginan Andi Azis untuk masuk sekolah militer, tapi perang dunia kedua membuatnya mengurungkan niat untuk menjadi militer. Setelah itu Ia masuk ke Koninklijk Leger (KNIL) untuk melawan Nazi. Ia sempat dipindah-pindahkan sampai pada akhirnya memilih untuk bertugas di Indonesia.

Andi Aziz (Sumber : Ilmusiana)

Ia kemudian berhenti dari militer 1947 dan masuk pendidikan kepolisian di Menteng Pulo, tapi tidak lama setelah itu Andi Azis dipanggil lagi untuk masuk KNIL dan diberi pangkat Letnan Dua. Setelah berhasil menguasai Makassar, Ia berniat untuk mempertahankan Negara Indonesia Timur. 

Setelah konferensi meja bundar, tentara KNIL akan digabung ke dalam APRIS . Hal ini ditolak oleh para tentara KNIL karena dominasi dari tentara yang berasal dari Jawa. Oleh karena itu, Anggota APRIS yang sebelumnya tergabung dalam KNIL lebih bertanggung jawab pada keamanan di Indonesia Timur.

2. Kolonel A.E. Kawilarang

Pasukan ekspedisi yang menumpas pemberontakan Andi Azis dipimpin oleh Kolonel A.E. Kawilarang. Ia diperintahkan oleh pemerintah pusat di pulau Jawa dengan membawa empat angkatan pasukan. Ia adalah salah satu dari pelopor Kopassus.

3. Kolonel Soeharto

Kolonel Soeharto adalah salah satu tokoh yang ikut dalam operasi militer pemberantasan pemberontakan Andi Azis. Ia diminta untuk membantu karena kiprahnya sebagai pemimpin Brigade 10 Garuda Mataram yang saat itu bertugas di Jawa Tengah.

4. Letnan Kolonel Warouw

Kolonel Warouw adalah pemimpin dari pasukan angkatan udara dan juga mantan anggota KNIL. Ia dan pasukannya juga berpartisipasi dalam operasi militer penumpasan pemberontakan Andi Azis.

5. Kapten Udara Wiriadinata

Kapten Wiradinata bertugas untuk memimpin angkatan udara saat terjadi berbagai pemberontakan di Indonesia. Kiprah beliau dimulai ketika menjadi pasukan pertahanan dengan pangkat Opsir Muda Oedara II.

6. Kapten Bohar Ardikusumah

Kapten Bohar Ardikusumah adalah pemimpin dari Batalyon I Brigade 14 Siliwangi. Ia turut ambil bagian dalam operasi yang dipimpin oleh Kolonel Kawilarang dalam menumpas Andi Azis.

7. Letkol Suprapto Sukowati

Letkol Sukowati adalah pemimpin dari Brigade 16/I di Jawa Timur. Ia juga turut ambil bagian dalam operasi penumpasan Andi Azis. 

Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian bermula pada awal bulan April 1950, pemberontakan yang dipimpin oleh Andi Azis sendiri terjadi di Makassar. Andi Azis ingin mempertahankan keberadaan Indonesia Timur. Selain itu, Ia juga tidak setuju dengan anggota TNI yang bergabung ke dalam APRIS.

Pasukan yang dipimpin Andi Azis memulai penyerangan pada 5 April 1950. Penyerangan dilancarkan ke tempat-tempat penting dan menyandera salah satu panglima bernama Letkol A.J. Mokoginta. Pemerintah tidak tinggal diam dan mengeluarkan ultimatum terhadap pasukan Andi Azis.

Pasukan KNIL (Sumber : Tirto)

Ultimatum tersebut memerintahkan Andi Azis untuk menyerahkan diri ke Jakarta dan harus bertanggung jawab atas apa yang telah Ia dan pasukannya lakukan. Waktu yang diberikan adalah 4×24 jam. Andi Azis juga diminta untuk menyerahkan semua senjata dan membebaskan para sandera. 

Ultimatum tersebut tidak dipedulikan oleh Andi Azis, karena itu pemerintah langsung memerintahkan pasukan untuk terjun ke lapangan. Di bawah pimpinan Kolonel A.E. Kawilarang, pasukan tiba di Makassar tanggal 26 April 1950. Perlawanan berlangsung cukup sengit sampai pada akhirnya pasukan Andi Azis kewalahan dan meminta untuk berunding. 

Upaya Pemerintah Menghadapi Pemberontakan Andi Azis

Upaya pemerintah dalam menghadapi pemberontakan Andi Azis, yaitu:

  1. Andi Azis diperintahkan untuk menyerahkan diri ke Jakarta dan harus bertanggung jawab atas apa yang telah Ia dan pasukannya lakukan. Waktu yang diberikan adalah 4×24 jam.
  2. Andi Azis harus menyerahkan semua senjata dan semua sandera, serta menarik mundur semua pasukannya.

Ultimatum tersebut tidak dihiraukan oleh Andi Azis. Akhirnya, pemerintah memerintahkan pasukan ekspedisi untuk mengamankan pemberontakan ini. Pasukan ekspedisi berhasil menumpas pemberontakan dan menangkap Andi Azis.

Dampak Pemberontakan Andi Azis

Berikut adalah dampak pemberontakan Andi Azis:

  1. Markas TNI di Makassar diserang oleh pasukan Andi Azis
  2. Presiden NIT menyerahkan wilayah Negara Indonesia TImur kepada NKRI
  3. Markas Panglima Teritorium yang diserang dan Letkol A.J. Mokoginta dijadikan sandera
  4. Terbentuknya sebuah pasukan di bawah komando Andi Azis yang bernama Pasukan Bebas

Baca juga : Konferensi Meja Bundar: Hasil, Tokoh, Tujuan, & Dampaknya

Demikian penjelasan singkat dari Munus mengenai Pemberontak Andi Azis. Semoga pembahasan tersebut membuat kalian lebih mengenal tentang berbagai perjuangan yang terjadi di Indonesia.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pemberontakan Andi Azis: Latar Belakang & Tujuannya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]

    Trending

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas […]
    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]