1. Kerajaan di Indonesia

Mengenal Peninggalan Kerajaan Ternate Paling Terkenal

Indonesia memiliki banyak sekali peninggalan bersejarah. Beberapa peninggalan berasal dari zaman kerajaan, tidak terkecuali Kerajaan Ternate. Museum Nusantara kali ini akan membahas tentang beberapa peninggalan Kerajaan Ternate yang paling terkenal. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

Sejarah Singkat Kerajaan Ternate

Kerajaan Ternate adalah salah satu kerajaan Islam tertua yang berdiri sejak abad ke-13 di Indonesia. Meningkatnya kegiatan ekonomi dan aktivitas sosial di daerah Ternate, membuat Kerajaan Ternate berdiri dan terbentuk. Kerajaan ini menjadi salah satu tempat perdagangan di Kepulauan Maluku. 

Kemudian Momole atau kepala marga mengadakan musyawarah untuk mengangkat seorang pemimpin dari kerajaan tersebut sebagai raja. Momole Ciko menjadi raja pertama dari Kerajaan Ternate pada tahun 1257 M berdasarkan hasil musyawarah yang sudah disetujui bersama dengan gelar Baab Mashur Malamo

Kerajaan Ternate mengalami masa kejayaan pada abad ke 13 sampai abad ke 17, agama Islam diterima dengan baik dan berkembang di kalangan masyarakatnya. Penyebaran Islam di daerah Kerajaan Ternate dilakukan oleh Sunan Giri dan Maulana Hussain. Raja Kerajaan Ternate yang pertama kali memeluk agama Islam adalah Kolano Marhum yang memerintah dari tahun 1465-1486 Masehi.

Artikel Terkait

  • Cause and Effect: Rumus, Fungsi, serta Contoh Kalimatnya
    by Andira Adi Fitria (Sma Studioliterasi) on September 19, 2023 at 3:45 am

    Cause and effect merupakan salah satu jenis kalimat yang paling sering digunakan baik dalam teks maupun percakapan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk kita mengetahui cara menyusun kalimat ini dengan benar. Sebagian orang pun masih melakukan kesalahan dalam menyatakan sebab dan akibat dalam bahasa Inggris.  Misalnya, “Because sick, she can’t come to school.” Klausa pertama The post Cause and Effect: Rumus, Fungsi, serta Contoh Kalimatnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Jenis-Jenis Puisi Lama, Ciri-Ciri dan Contohnya, Lengkap!
    by Andira Adi Fitria (Sma Studioliterasi) on September 18, 2023 at 3:05 am

    Puisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu puisi lama dan puisi baru. Perbedaan yang signifikan diantara keduanya yaitu pada aturan penulisannya. Puisi lama biasanya lebih kaku karena adanya aturan seperti jumlah kata dan pengulangan kata. Setiap jenisnya pun memiliki ketentuannya sendiri. Kawan Literasi pasti sudah tidak asing dengan pantun atau syair. Pantun dan syair merupakan beberapa The post Jenis-Jenis Puisi Lama, Ciri-Ciri dan Contohnya, Lengkap! appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Struktur Teks Laporan Percobaan, Ciri-Ciri dan Contohnya
    by Andira Adi Fitria (Studio Literasi) on September 17, 2023 at 11:48 am

    Teks laporan percobaan merupakan salah satu jenis teks yang ada dalam materi Bahasa Indonesia. Teks ini berfungsi untuk melaporkan percobaan yang dilakukan oleh seorang penulis. Penulisannya tentu tidak boleh asal, sebab teks ini harus menyatakan fakta hasil dari percobaan dan disusun dengan sistematis. Untuk mengetahuinya lebih jauh, simak artikel berikut hingga akhir, Kawan Literasi! Apa Artikel Struktur Teks Laporan Percobaan, Ciri-Ciri dan Contohnya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 13 Tanda Baca, Fungsi, dan Contoh Penggunaan sesuai EYD
    by Andira Adi Fitria (Studio Literasi) on September 17, 2023 at 8:38 am

    Dalam suatu kalimat, terdapat tanda baca yang biasanya digunakan. Baik itu kalimat pernyataan, kalimat tanya, atau kalimat seruan. Masing-masing menggunakan tanda baca sesuai fungsinya. Contohnya, tanda titik (.) yang umumnya digunakan untuk mengakhiri suatu kalimat berita.  Fungsi tanda baca adalah memudahkan pembaca untuk memberi jeda, mengetahui struktur suatu kalimat, dan menentukan intonasi. Lalu, bagaimana fungsi Artikel 13 Tanda Baca, Fungsi, dan Contoh Penggunaan sesuai EYD pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Kolano Marhum sendiri adalah raja ke 18 dari Kerajaan Ternate dan ayah dari Zainal Abidin. Zainal sempat belajar di Pesantren Sunan Giri Gresik. Sejak zaman pemerintahan Zainal Abidin, Kerajaan Ternate sudah menggunakan hukum Islam sebagai undang-undang dan membangun banyak peninggalan bersejarah. Berikut adalah beberapa peninggalan Kerajaan Ternate.

Keraton Kesultanan Ternate

Peninggalan Kerajaan Ternate yang pertama adalah Keraton Kesultanan Ternate. Sampai saat ini kalian masih dapat mengunjungi peninggalan bersejarah ini. Keraton ii terletak di tengah Kota Ternate dan menghadap ke arah laut. Para ahli mengatakan bahwa arsitektur Keraton Kesultanan Ternate mengadopsi gaya bangunan Tiongkok yang dipadukan dengan sentuhan lokal.

Sekarang, peninggalan Kerajaan Ternate ini menjadi cagar budaya untuk melestarikan sejarah yang ada. Pemerintah setempat terus melakukan pemugaran, pemeliharaan, dan pelestarian supaya masyarakat Ternate atau wisatawan dari luar daerah dapat berkunjung dan menikmati keindahan keraton.

Kalian dapat melihat bukti peninggalan Kerajaan Ternate pada masa jayanya melalui interior bangunan keraton yang dipenuhi emas. Terdapat sebuah ruang tidur yang memajang pakaian dan sulaman benang emas yang terkesan mewah. Bukan hanya itu, terdapat beberapa peninggalan lainnya berupa perhiasan emas yang dipakai oleh sultan dan permaisuri pada zaman dahulu. Perhiasan tersebut terdiri dari kelat bahu, kalung besar, mahkota, giwang, gelang, dan cincin.

Peninggalan yang ada di keraton ini tidak hanya perhiasan saja. Terdapat juga berbagai peninggalan lainnya seperti pusaka, senapan, tombak, meriam, perisai, topi perang, dan baju besi.

Masjid Sultan Ternate

Masjid Sultan Ternate
Masjid Sultan Ternate (sumber: Wikipedia)

Peninggalan Kerajaan Ternate berikutnya adalah Masjid Sultan Ternate. Sejarah Kerajaan Ternate dapat kalian saksikan melalui Masjid Sultan Ternate. Masjid Sultan Ternate yang sangat bersejarah ini sudah dirintis sejak Kerajaan Ternate dipimpin oleh Sultan Zainal Abidin, raja ke 18. Tahun pembangunan masjid tidak dapat dipastikan karena tidak adanya bukti yang valid. Beberapa sumber sejarah menjelaskan bahwa masjid ini dibangun pada abad ke 17. 

Saat ini, masjid Sultan Ternate masih berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim di daerah Maluku Utara. Beberapa tradisi budaya yang ada sejak zaman kerajaan bahkan masih dilakukan di masjid sampai sekarang. Umat Muslim di Ternate masih melakukan satu tradisi yang tetap dilakukan sampai saat ini, yang bernama malam Qunut. Malam ini sendiri jatuh setiap malam ke 16 dalam bulan Ramadhan. Tradisi ini dilaksanakan oleh Sultan dengan bantuan dewan keagamaan kesultanan untuk melaksanakan ritual Kolano Uci Sabea atau ritual dimana sultan turun ke masjid untuk salat dan berdoa. 

Makam Sultan Babullah

Makam Sultan Babullah-min
Makam Sultan Babullah (sumber: Wikipedia)

Bukti peninggalan Kerajaan Ternate berikutnya adalah Makam Sultan Babullah, raja Ternate ke-24. Sultan Babullah sendiri berkuasa pada tahun 1570-1583. Saat ini, nama beliau diabadikan sebagai nama sebuah bandara di Ternate. Hal ini dikarenakan masyarakat Ternate mengenang beliau sebagai sultan pertama yang mampu mengobarkan semangat rakyat untuk melawan para penjajah yang hendak menjajah Ternate.

Sebagai bentuk penghormatan, Sultan Babullah dimakamkan di Puncak Bukit Foramadiahi, salah satu kampung tertua dan tertinggi yang ada di daerah Ternate. Untuk mencapai makam beliau, kalian perlu mendaki Gunung Gamalama terlebih dahulu. Makam Sultan Babullah sendiri memiliki suasana sejuk dan tenang. Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang berziarah di peninggalan Kerajaan Ternate satu ini.

Benteng Tolukko

Benteng Tolukko
Benteng Tolukko (sumber: Wikipedia)

Ternate sendiri terkenal dengan julukan kota seribu benteng karena  di Ternate banyak sekali peninggalan sejarah dalam bentuk benteng. Salah satu benteng yang cukup terkenal adalah Benteng Tolukko. Sebenarnya, Benteng Tolukko sendiri bukan termasuk peninggalan Kerajaan Ternate karena dibangun oleh bangsa Portugis, tapi berdiri pada masa Kerajaan Ternate ada. 

Pada zaman dahulu, benteng ini menjadi benteng pertahanan untuk menguasai cengkeh dan menunjukkan kekuatan Portugis pada bangsa Eropa lainnya. Sampai saat ini, Benteng Tolukko masih terawat dengan sangat baik. Daerah sekitar benteng dihiasi dengan berbagai tanaman sehingga membuat suasananya terkesan asri. Lokasi Benteng Tolukko berada di tepi laut dan di atas dataran tinggi. Kalian akan dimanjakan dengan pemandangan indah benteng ini.

Baca juga: Kerajaan Tidore : Sejarah, Masa Kejayaan & Peninggalannya

Demikian pembahasan Museum Nusantara mengenai peninggalan Kerajaan Ternate yang paling terkenal. Jika kamu punya kesempatan untuk mengunjungi Maluku, jangan ragu untuk mengunjungi beberapa tempat di atas. Semoga penjelasan kali ini bermanfaat untukmu!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Peninggalan Kerajaan Ternate Paling Terkenal

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]
    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]