Legenda Rawa Pening, Kisah Kesaktian Baro Klinthing

Rawa pening
Pemandangan indah di rawa Pening (Sumber: Wikipedia)
Daftar isi

Rawa Pening adalah salah satu danau yang cukup terkenal di Semarang, Jawa Tengah. Keberadaannya tentu tidak lepas dari legenda atau cerita asal-usul. Pada kesempatan kali ini, Museum Nusantara akan membahas tentang cerita legenda Rawa Pening. Simak informasi selengkapnya tentang legenda ini hanya di Museum Nusantara!

Awal Legenda Rawa Pening

Legenda Rawa Pening bermula ketika dahulu kala terdapat sebuah desa bernama Ngasem yang terletak di lembah antara Gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu . Di desa tersebut tinggal sepasang suami-istri bernama Ki Hajar dan Nyai Selakanta.

Masyarakat sekitar sangat menghormati pasangan suami istri ini karena mereka terkenal ramah dan suka menolong. Hidup Ki Hajar dan Nyai Selakanta belum lengkap karena belum dikaruniai seorang anak. Pasangan ini menunggu dengan sabar kesempatan mereka diberi momongan.

Pada suatu hari, Nyai Selakanta duduk termenung di depan rumahnya. Ki Hajar yang melihat istrinya merenung, datang menghampirinya dan menanyakan apa yang sedang dipikirkan sang istri. Nyai Selakanta menyampaikan kepada Ki Hajar bahwa Ia ingin memiliki anak.

Ki Hajar yang mendengarkan keinginan istri tercintanya ini, kemudian meminta izin untuk bertapa. Ki Hajar kemudian pergi ke lereng Gunung Telomoyo untuk bertapa pada keesokan harinya. Nyai Selakanta menunggu suaminya dengan sabar sampai suaminya datang kembali dari pertapaannya.

Artikel Terkait

  • Mengenal Berbagai Bentuk Molekul Kimia dan Teorinya
    by Siti Haliza (Sma Studioliterasi) on Desember 1, 2022 at 4:20 pm

    Molekul merupakan salah satu materi dimata pelajaran kimia. Pada materi ini, Kawan Literasi akan memahami bagaimana kumpulan atom yakni molekul akan saling terikat dalam suatu gaya. Yuk, kita bahas bersama mengenai bentuk molekul dan prinsip prinsip di teorinya.  Apa itu Molekul? Molekul adalah kumpulan atom yang berada dalam susunan tertentu yang diikat oleh gaya kimia. The post <strong>Mengenal Berbagai Bentuk Molekul Kimia dan Teorinya</strong> appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pengertian Parallel Structure, Rumus, & Contoh Penggunaannya
    by Siti Haliza (Studio Literasi) on November 28, 2022 at 3:11 pm

    Parallel structure merupakan pengulangan tata bahasa yang sejajar dalam satu kalimat. Berikut pengertian parallel structure, rumus, dan cara penggunaannya. Artikel Pengertian Parallel Structure, Rumus, & Contoh Penggunaannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Mengenal Berbagai Organisasi Regional dan Global & Sejarahnya
    by Siti Haliza (Sma Studioliterasi) on November 24, 2022 at 2:52 pm

    Organisasi regional dan global adalah wadah untuk negara-negara yang memiliki tujuan yang sama. Berikut berbagai contoh organisasi regional dan global. The post Mengenal Berbagai Organisasi Regional dan Global & Sejarahnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pengertian Penelitian Sosial, Jenis, & Rancangan – Materi Sosiologi
    by Siti Haliza (Sma Studioliterasi) on November 23, 2022 at 1:17 pm

    Fenomena sosial selalu berubah seiring dengan perkembangan masyarakat. Untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai fenomena sosial, peneliti harus selalu meneliti apa yang sedang terjadi untuk mendapatkan jawaban. Bagi Kawan Literasi yang tertarik melakukan penelitian sosial, berikut penjelasan lengkapnya.  Pengertian Penelitian Sosial Soerjono Soekanto (2003) mendefinisikan penelitian sosial sebagai kegiatan ilmiah yang didasari pada sistem analisis, metodologi, The post Pengertian Penelitian Sosial, Jenis, & Rancangan – Materi Sosiologi appeared first on Sma Studioliterasi.

Kelahiran Baro Klinthing

Ilustrasi Legenda Rawa Pening
Ilustrasi Legenda Rawa Pening (Sumber: Cerita Rakyat Nusantara)

Legenda Rawa Pening selanjutnya adalah ketika Baro Klinthing lahir. Secara tiba-tiba, Nyai Selakanta merasa mual dan kemudian muntah-muntah. Ia berpikir bahwa saat itu Ia sedang hamil. Dugaannya benar dan semakin hari, perut Nyai Selakanta semakin membesar.

Setelah mengandung 9 bulan lamanya, tiba hari untuk melahirkan. Alangkah terkejutnya Nyai Selakanta melihat anak yang Ia lahirkan. Nyai Selakanta melahirkan seekor naga. Anak tersebut kemudian diberi nama Baro Klinthing, yang mengambil nama dari salah satu pusaka suaminya.

Meskipun Baro Klinthing memiliki wujud naga, Ia dapat berbicara layaknya manusia. Nyai Selakanta terheran-heran saat melihat keajaiban ini. Pada dasarnya, Nyai Selakanta merasa malu ketika melahirkan anak berwujud seekor naga. Ia berencana untuk membawa Baro Klinthing ke Bukit Tugur supaya jauh dari para warga.

Sebelum menuju ke Bukit Tugur, Nyai Selakanta harus merawat Baro Klinthing sampai Ia besar supaya dapat menempuh perjalanan ke lereng Gunung Telomoyo yang jaraknya cukup jauh. Nyai Selakanta merawat Baro Klinthing tanpa sepengetahuan warga sekitar.

Baro Klinthing kemudian tumbuh menjadi remaja dan menanyakan tentang keberadaan ayahnya. Nyai Selakanta yang merasa Baro Klinthing sudah saatnya untuk mengetahui sosok ayahnya kemudian menceritakan tentang Ki Hajar yang saat ini sedang bertapa.

Nyai Selakanta menyuruh Baro Klinthing untuk menyusul sang ayah yang bertapa di lereng Gunung Telomoyo. Ia meminta supaya anaknya membawa tombak pusaka milik Ki Hajar yang juga bernama Baro Klinthing. Baro Klinthing membawa tombak pusaka ini supaya dapat memberikan bukti pada ayahnya bahwa Ia adalah ayah dari Baro Klinthing.

Keraguan Sang Ayah

Legenda Rawa Pening kemudian berlanjut ketika Baro Klinthing bertemu ayahnya. Baro Klinthing kemudian berangkat menuju lereng Gunung Telomoyo untuk bertemu Ki Hajar, ayahnya. Ia kemudian melihat seseorang sedang duduk bertapa dan langsung bersembah sujud di depannya. Ia menjelaskan bahwa Baro Klinthing adalah anak dari Ki Hajar dan Nyai Selakanta.

Tentu saja, Ki Hajar tidak percaya jika Ia memiliki anak berwujud naga. Baro Klinthing kemudian menunjukkan tombak pusaka dan Ki Hajar mulai sedikit percaya, tapi belum secara sepenuhnya. Ki Hajar kemudian menyuruh Baro Klinthing untuk melingkari Gunung Telomoyo.

Hal tersebut dapat dilakukan oleh Baro Klinthing dengan mudah berkat kesaktiannya. Ki Hajar akhirnya percaya bahwa naga tersebut adalah anaknya yang lahir dari rahim Nyai Selakanta. Ki Hajar kemudian memerintahkan anaknya untuk bertapa di Bukit Tugur supaya tubuhnya berubah menjadi manusia seutuhnya.  

Di sisi lain, terdapat suatu desa bernama desa Pathok. Menurut legenda Rawa Pening, Desa ini sangat makmur, tapi para penduduknya memiliki sifat yang sangat angkuh. Penduduk berniat untuk mengadakan pesta sedekah bumi. Berbagai makanan lezat disajikan untuk menjadi hidangan bersama warga Desa Pathok.

Warga desa kemudian pergi berburu ke Bukit Tugur. Mereka melihat seekor naga yang sedang bertapa. Naga itu sendiri adalah Baro Klinthing. Para warga desa kemudian menangkap naga tersebut dan memotong-motong dagingnya yang lalu dibawa pulang ke desa. Daging naga ini kemudian mereka masak dan menjadi hidangan untuk pesta panen.

Ketika warga desa sedang berpesta, datang seorang anak laki-laki yang penuh luka pada tubuhnya dan memiliki bau yang amis. Anak laki-laki ini adalah penjelmaan Baro Klinthing. Baro Klinthing bergabung ke dalam keramaian dan meminta makanan kepada warga, tapi tidak ada satupun warga yang mau memberinya makan. Bahkan, para warga memaki-maki dan mengusir Baro Klinthing karena baunya yang tidak sedap.

Pertemuan dengan Seorang Janda Tua

Legenda Rawa Pening berlanjut ketika Baro Klinthing seorang janda tua. Singkat cerita, Baro Klinthing pergi meninggalkan desa. Ia kemudian bertemu seorang janda tua bernam Nyi Latung di tengah perjalanan. Nyi Latung kemudian mengajak Baro Klinthing untuk ke rumahnya dan memberikan hidangan yang lezat.

Baro Klinthing yang melihat perilaku warga desa dan kebaikan Nyi Latung merasa bahwa warga desa perlu diberi pelajaran. Ia meminta Nyi Lantung untuk menyiapkan alat penumbuk padi jika mendengar gemuruh.

Baro Klinthing kemudian berjalan kembali ke pesta panen tersebut dengan membawa sebatang lidi. Ia kemudian menancapkan lidi itu ke tanah dan meminta warga untuk mencabut lidi tersebut. Para warga beramai-ramai mencoba, tapi tidak ada yang dapat mencabut lidi tersebut.

Baro Klinthing kemudian mencabut lidi tersebut dengan sangat mudah. Seketika itu suara gemuruh muncul dan menggelegar di seluruh desa. Air menyembur keluar dari bekas lidi tersebut ditancapkan. Semburan air semakin membesar sampai menimbulkan banjir besar.

Penduduk desa berlarian berusaha menyelamatkan diri tapi usaha tersebut gagal karena desa sudah tenggelam. Desa tersebut kemudian berubah menjadi danau yang kita kenal sebagai Rawa Pening.

Pada akhir legenda Rawa Pening diceritakan bahwa Baro Klinthing kemudian menemui Nyi Latung yang sudah menunggu di atas lesung yang berfungsi sebagai perahu. Nyi Latung adalah warga desa satu satunya yang berhasil selamat dari banjir tersebut. Baro Klinthing kemudian kembali menjelma menjadi naga dan menjaga Rawa Pening.

Demikian pembahasan Museum Nusantara tentang legenda Rawa Pening. Dari cerita legenda Rawa Pening, kita dapat mengambil pesan moral bahwa kita tidak boleh bertindak semena-mena pada orang yang memiliki kekurangan dan lebih menghargai orang lain.

Rekomendasi buat Anda

  • Mengenal Berbagai Bentuk Molekul Kimia dan Teorinya
    by Siti Haliza (Sma Studioliterasi) on Desember 1, 2022

    Molekul merupakan salah satu materi dimata pelajaran kimia. Pada materi ini, Kawan Literasi akan memahami bagaimana kumpulan atom yakni molekul akan saling terikat dalam suatu gaya. Yuk, kita bahas bersama mengenai bentuk molekul dan prinsip prinsip di teorinya.  Apa itu Molekul? Molekul adalah kumpulan atom yang berada dalam susunan tertentu yang diikat oleh gaya kimia. The post <strong>Mengenal Berbagai Bentuk Molekul Kimia dan Teorinya</strong> appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pengertian Parallel Structure, Rumus, & Contoh Penggunaannya
    by Siti Haliza (Studio Literasi) on November 28, 2022

    Parallel structure merupakan pengulangan tata bahasa yang sejajar dalam satu kalimat. Berikut pengertian parallel structure, rumus, dan cara penggunaannya. Artikel Pengertian Parallel Structure, Rumus, & Contoh Penggunaannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Mengenal Berbagai Organisasi Regional dan Global & Sejarahnya
    by Siti Haliza (Sma Studioliterasi) on November 24, 2022

    Organisasi regional dan global adalah wadah untuk negara-negara yang memiliki tujuan yang sama. Berikut berbagai contoh organisasi regional dan global. The post Mengenal Berbagai Organisasi Regional dan Global & Sejarahnya appeared first on Sma Studioliterasi.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *