1. Cerita Rakyat

Putri Mandalika: Legenda Festival Bau Nyale dari Lombok

Lombok tidak hanya dikenal dengan pesona alamnya yang begitu indah nan menakjubkan. Pulau yang terletak di Nusa Tenggara Barat ini juga menyimpan berbagai budaya yang menarik. Salah satunya adalah Festival Bau Nyale atau tradisi menangkap cacing. Tradisi yang cukup unik ini rupanya menyimpan legenda tersendiri dalam sebuah cerita rakyat. Putri Mandalika merupakan cerita rakyat yang diindahkan oleh masyarakat Lombok sebagai asal muasal tradisi Bau Nyale. Jika kalian penasaran, simak cerita selengkapnya di bawah ini!

Cerita Putri Mandalika

Pada zaman dahulu kala, berdiri sebuah kerajaan di Lombok. Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana. Raja tersebut memiliki seorang putri bernama Mandalika. Putri Mandalika tumbuh menjadi seorang perempuan dengan paras yang cantik dan menawan. Setiap pria yang melihatnya pasti akan terpesona akan kecantikannya. 

Kecantikan sang putri terkenal hingga ke berbagai daerah kerajaan, karena itu pangeran dari semua kerajaan ingin mempersuntingnya menjadi seorang istri. Satu persatu mereka datang menemui sang raja untuk melamar putri yang sangat disayanginya tersebut.

Melihat niat baik para pangeran tersebut, sang raja kemudian memberitahukan pada putrinya untuk memilih siapa yang akan menjadi pendamping hidupnya. sang putri merasa bingung. Karena kebersihan hatinya, ia sulit untuk memutuskan siapa yang ia pilih dan ia juga tidak mau membuat kecewa pangeran yang tidak dipilihnya. Ia tidak ingin membuat mereka sedih.

Artikel Terkait

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 19, 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Hukum Ohm: Definisi, Bunyi dan Soal Pembahasan
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 19, 2024 at 3:48 am

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai The post Mengenal Hukum Ohm: Definisi, Bunyi dan Soal Pembahasan appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Alat Pembayaran Beserta Jenis-Jenisnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 16, 2024 at 7:42 am

    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien The post Mengenal Alat Pembayaran Beserta Jenis-Jenisnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Alat Optik & Jenis-Jenisnya yang Harus Kalian Ketahui
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 15, 2024 at 5:17 am

    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita The post Mengenal Alat Optik & Jenis-Jenisnya yang Harus Kalian Ketahui appeared first on Sma Studioliterasi.

cerita putri mandalika
Patung Kisah Putri Mandalika, Foto Oleh Lombok Sumbawa Travel Com

Dengan mempertimbangkan rasa gelisah dan kebingungan sang putri, raja kemudian mengadakan sebuah kompetisi memanah. Kompetisi tersebut dilaksanakan di Pantai Seger Kuta, Lombok. Raja meminta semua pangeran yang ingin menikahi putrinya ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Aturannya adalah, siapapun yang bisa menembakkan panah ke sasaran dengan sempurna, maka dialah pemenangnya dan bisa menikahi putri kesayangannya

Pada mulanya kompetisi berjalan dengan damai, satu-persatu pangeran mencoba untuk memanah sasaran tersebut. Namun, alhasil tidak ada seorangpun pangeran yang mampu memanah tepat sasaran dengan sempurna. Suasana yang mulanya damai berubah menjadi sebuah adu mulut, masing-masing dari mereka berpendapat bahwa dirinyalah yang paling pantas untuk menikahi sang putri.

Karena tidak ada keputusan pada hari itu, akhirnya sang putri memutuskan untuk melakukan semedi agar tidak salah dalam membuat keputusan. Sepulangnya bersemedi, sang putri menyampaikan pada ayahnya bahwa ia ingin mengundang seluruh pangeran dan pemuda untuk berkumpul di pantai seger  pada tanggal ke 20 bulan ke 10 penanggalan sasak di waktu pagi buta.

Pada waktu dan tempat yang telah ditentukan tersebut, berkumpulah para pangeran dan pemuda bahkan rakyat dari kerajaan tersebut. Saat matahari mulai terbit, Putri Mandalika didampingi oleh raja dan para pengawalnya menemui seluruh undangan. Tidak ada satupun yang tau apa maksud dari undangan sang putri, bahkan raja sendiri tidak mengetahuinya.

Putri Mandalika kala itu terlihat begitu anggun dengan balutan busana yang sangat menawan. Kemudian sang putri naik ke atas bukit seger dan mengucapkan beberapa patah kata yang intinya ia tidak ingin menyebabkan perpecah belahan antara rakyat dengan memilih salah satu diantara mereka, untuk itu ia ingin menjadi sesuatu yang bisa dimiliki oleh semua orang.

Tidak ada yang memahami maksud dari perkataan putri tersebut, semua orang dibuatnya bingung. Dalam suasana kebingungan tersebut, tiba-tiba Putri Mandalika terjun ke laut dan hanyut ditelan ombak. Seluruh undangan yang berada disitu terkejut dan dengan sigap ingin menyelamatkan sang putri. Namun putri langsung menghilang tanpa jejak. Mereka justru menemukan banyak cacing warna-warni dan mereka mempercayai bahwa cacing tersebut jelmaan dari Putri Mandalika.

Legenda Putri Mandalika dan Bau Nyale

Munculnya banyak cacing yang dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika tersebut membuat para rakyat untuk menangkapnya. Cacing-cacing tersebut kemudian diberi nama Nyale. Cacing-cacing nyale tidak muncul setiap saat, na

mun hanya di saat-saat tertentu pada tanggal ke 20 bulan ke 20 penanggalan sasak. Tradisi penangkapan cacing diteruskan hingga saat ini oleh masyarakat lombok dan dinamakan dengan tradisi Bau Nyale. Legenda Putri Mandalika yang mengorbankan dirinya demi rakyat sangat  melekat dalam kebudayaan masyarakat Lombok.

Untuk mengenang pengorbanan tersebut, dibangun sebuah monumen yang menggambarkan peristiwa pengorbanan Putri Mandalika. Monumen tersebut terletak di Pantai Kuta Seger, Lombok.

Pesona Festival Bau Nyale

festival bau nyale
Festival Bau Nyale, Foto Oleh Aqua Expeditions Com

Festival bau nyale berlangsung setiap tahun pada bulan Februari hingga awal Maret. Sampai saat ini, saat berlangsungnya festival bau nyale masyarakat berduyun-duyun untuk mencari cacing di laut dimulai dari malam hari hingga pagi hari menjelang matahari terbit. Waktu kemunculan cacing tersebut diyakini sesuai dengan waktu Putri Mandalika mengundang seluruh rakyat dan menjatuhkan diri di laut.

Pasalnya, cacing-cacing yang muncul saat festival bau nyale memiliki rasa yang enak dan cita rasa yang unik. Cacing nyale saat ini telah menjadi makanan khas masyarakat sasak yang masih berkembang. Tidak hanya masyarakat setempat saja, namun para pengunjung dan wisatawan juga banyak yang tertarik dan mengikuti festival bau nyale saat berada di Lombok.

Kesimpulan

Setiap daerah memiliki keunikan budaya masing-masing. Sama halnya dengan cerita Putri Mandalika yang dipercaya oleh masyarakat Lombok. Legenda Putri Mandalika telah memunculkan sebuah tradisi unik yang sampai saat ini masih digelar oleh masyarakat Lombok. Pengorbanan yang dilakukan oleh sang putri pada cerita Putri Mandalika nyatanya benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga saat ini.

Baca Juga: Keong Mas: Cerita Rakyat dari Jawa Timur

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Putri Mandalika: Legenda Festival Bau Nyale dari Lombok

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]
    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]