1. Blog

Kongres Pemuda 1: Latar Belakang, Tokoh, Tujuan & Hasilnya

Pemuda Indonesia adalah salah satu pilar perjuangan Indonesia. Hal ini dikarenakan banyak pemuda yang tergabung ke dalam suatu organisasi dan menyatukan visi untuk membuat Indonesia merdeka. Salah satunya adalah Kongres Pemuda 1.

Seperti apakah jalannya kongres ini? Pada kesempatan kali ini, Museum Nusantara akan membahas tentang latar belakang, tokoh yang terlibat, tujuan, serta hasil dari Kongres Pemuda 1. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

Latar Belakang Kongres Pemuda 1

Kongres Pemuda 1 dilatarbelakangi oleh lahirnya organisasi pergerakan nasional pertama, yaitu Budi Utomo pada tahun 1908. Setelah Budi Utomo berdiri, banyak organisasi kepemudaan yang mulai muncul. Beberapa organisasi masih bersifat kedaerahan, seperti Jong Java atau Tri Koro Dharmo, Jong Ambon, Jong Sumatranen Bond, dan organisasi kepemudaan lainnya.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan organisasi ini menjadi lebih luas lagi, bahkan sampai menjadi organisasi politik seperti Perhimpunan Indonesia. Dengan banyaknya organisasi pemuda yang hadir, banyak pula pemikiran serta gagasan berbeda-beda yang hadir di dalam organisasi. Namun, tujuan setiap organisasi adalah untuk mencapai kemerdekaan.

Artikel Terkait

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 19, 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Hukum Ohm: Definisi, Bunyi dan Soal Pembahasan
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 19, 2024 at 3:48 am

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai The post Mengenal Hukum Ohm: Definisi, Bunyi dan Soal Pembahasan appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Alat Pembayaran Beserta Jenis-Jenisnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 16, 2024 at 7:42 am

    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien The post Mengenal Alat Pembayaran Beserta Jenis-Jenisnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Alat Optik & Jenis-Jenisnya yang Harus Kalian Ketahui
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 15, 2024 at 5:17 am

    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita The post Mengenal Alat Optik & Jenis-Jenisnya yang Harus Kalian Ketahui appeared first on Sma Studioliterasi.

Oleh karena itu, upaya yang perlu ditempuh untuk memperoleh persatuan pendapat maka perlu dilakukan sebuah pertemuan besar yang kemudian diberi nama Kongres Pemuda 1. Kongres ini mengumpulkan seluruh organisasi pergerakan yang ada di Indonesia. Tujuannya adalah untuk membangkitkan semangat kerjasama antar organisasi pemuda.

Tokoh Kongres Pemuda 1

Ketua Kongres Pemuda I adalah Mohammad Tabrani. Beliau dibantu Soemarmo sebagai wakilnya. Djamaluddin Adinegoro berperan sebagai sekretaris dan Soewarso berperan sebagai bendahara. Beberapa tokoh yang terlibat dalam Kongres Pemuda 1 adalah Jan Tulle Soules Wij, Achmad Hamami, Paul Pinontoan,  Bahder Djohan, Sarbani, dan Sanusi Pane.

Kronologi Kongres Pemuda 1

Kongres ini dilaksanakan pada tanggal 30 April 1926 di Gedung Vrijmetselaarsloge (saat ini Gedung Bappenas), pada pukul 20.00. Kongres hari pertama dibuka dengan pidato selaku Ketua Kongres Pemuda. Beliau berpidato tentang cara untuk bisa membebaskan diri dari penjajah sangat banyak. Tabrani mengajak seluruh peserta kongres yang hadir untuk menjadi pilar kekuatan untuk kemerdekaan Indonesia.

Mohammad Tabrani juga menyampaikan bahwa tujuan kongres tersebut adalah untuk membangkitkan semangat kerjasama antar organisasi pergerakan Indonesia. Setelah kongres dibuka, para wakil dari setiap organisasi dipersilakan untuk menyampaikan pidato atau pesan-pesan mereka. Kongres hari pertama berakhir pukul 00:15. 

Hari kedua kongres dibuka pada pukul 20.00. Pembahasan utama di hari kedua ini adalah kedudukan wanita. Pembicaranya adalah Bahder Djohan, Stientje Ticoalu-Adam, dan Djaksodipoera. Mohammad Tabrani melakukan pembahasan mengenai perempuan karena menurutnya perjuangan kemerdekaan tidak hanya dapat dilakukan oleh laki-laki saja. Bahder Djohan juga menambahkan bahwa tema tentang perempuan sama pentingnya dengan pembahasan cita-cita politik dan ekonomi Indonesia. 

Kongres hari ketiga dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 1926 pukul 09.00. Pembicara di hari ketiga ini adalah Muhammad Yamin dan Pinontoan. Muh. Yamin berbicara tentang bahasa yang ada di Indonesia, salah satunya adalah bahasa Melayu yang mudah dipelajari dan dapat disesuaikan untuk kepentingan luas. Beliau yakin bahwa bahasa Melayu dapat menjadi bahasa persatuan Indonesia.

Pinontoan sendiri berpidato tentang arti agama Islam dan Kristen di Indonesia. Menurutnya umat Muslim dan Kristiani perlu meninggalkan sisi fanatiknya untuk mencapai kesatuan. Beliau menyampaikan bahwa dalam perjuangan kemerdekaan agama tidak boleh berperan secara langsung. Jadi, masyarakat harus melihat kesatuan Indonesia lebih dari kebutuhan golongan atau agama sendiri.

Tujuan Kongres Pemuda 1

Kongres ini bertujuan untuk menyatukan berbagai organisasi kepemudaan yang masih berfokus kepada daerah. Kongres ini diadakan dengan tujuan membentuk badan sentral, mempererat hubungan antar organisasi kepemudaan dan memberi paham kesatuan mencapai cita-cita bangsa.

Kongres ini berusaha untuk mencari jalan dalam membina organisasi pergerakan yang pada saat itu masih banyak berdiri sendiri. Badan sentral yang kemudian terbentuk akan berfungsi untuk memajukan persatuan, kebangsaan serta memperkuat hubungan antar organisasi pergerakan pemuda. Kongres 1 dianggap belum selesai dalam membahas persatu, maka muncul Kongres Pemuda 2 untuk menyempurnakan Kongres 1.

Hasil Kongres Pemuda 1

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa Kongres 1 masih dalam bentuk belum sempurna, masih ada hasil yang didapatkan dalam kongres ini. Hasil utama Kongres 1 adalah menerima serta mengakui cita-cita persatuan Indonesia. Organisasi yang banyak bermunculan masih bersifat kedaerahan sehingga terdapat perbedaan sosial dan suku, tapi hal ini tidak dapat menghilangkan semangat persatuan nasional.

Rumusan Kongres Pemuda 1 adalah: Pertama, mengusulkan semua pemuda untuk bersatu dalam pemuda Indonesia. Kedua, menerima cita-cita Indonesia dengan cara mewujudkan persatuan Indonesia. Ketiga, menghilangkan pandangan atau sifat adat kedaerahan sehingga dapat beradaptasi dengan sesama. Keempat adalah untuk mempersiapkan penyelenggaraan Kongres Pemuda 2. 

Baca juga: Masyumi, Partai Islam Terbesar pada Era Demokrasi Liberal

Demikian pembahasan Museum Nusantara tentang latar belakang, tokoh, tujuan, serta hasil dari Kongres Pemuda 1. Sebagai kaum muda Indonesia, kita harus tetap menjaga semangat persatuan yang sedari dulu diperjuangkan. Mungkin memang setiap dari kita memiliki gagasan dan pandangan yang berbeda tapi kita tetap perlu menjaga semangat persatuan nasional. Semoga penjelasan kali ini dapat bermanfaat untuk kalian para pemuda pemudi Indonesia!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Kongres Pemuda 1: Latar Belakang, Tokoh, Tujuan & Hasilnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]
    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]