1. Museum Seni

Museum Affandi: Sejarah, Galeri, & Harga Tiket

Yogyakarta memang terkenal sebagai tempat yang kaya akan destinasi wisata. Selain wisata alam yang tersedia, terdapat pula beberapa tempat bersejarah lainnya yang dapat dijelajahi, salah satunya adalah Museum Affandi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai letak lokasi dan harga tiket masuk Museum Affandi, silakan simak penjelasannya di bawah ini.

Sekilas Mengenai Sejarah Museum Affandi Jogja

Museum Affandi Sumber Museum Indonesia
Museum Affandi (Sumber: Museum Indonesia)

Museum Affandi Yogyakarta adalah museum yang terletak di Jalan Laksda Adisucipto No.167, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Bangunan ini didirikan pada tahun 1974 oleh seniman terkenal Indonesia, Affandi. Museum Affandi Jogja merupakan rumah tempat tinggal Affandi yang kemudian diubah menjadi museum setelah Affandi meninggal pada tahun 1990.

Awal terbentuknya Museum Affandi Jogja berkaitan dengan nama pelukis terkenal tersebut. Sebelumnya, tempat ini adalah sebuah Galeri I yang dirancang oleh Affandi sendiri dengan biaya yang dihasilkan dari penjualan lukisan-lukisannya. Pada tahun 1962, Galeri I selesai dibangun dan baru diresmikan pada tahun 1974 oleh Profesor Ida Bagus Mantra, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Kebudayaan Umum.

Kemudian, Pemerintah Indonesia membantu dalam pembangunan Galeri II melalui kunjungan Presiden Soeharto pada tahun 1987. Galeri II sendiri diresmikan pada 9 Juni 1998 oleh Prof. Dr. Fuad Hasan, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Artikel Terkait

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 2:38 am

    Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel Artikel Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Maret 12, 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Pada tahun 1999, Yayasan Affandi membangun Galeri III dan diresmikan pada Mei tahun 2000 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Terakhir, pada tahun 2002, dibangunlah Galeri IV untuk memamerkan lukisan-lukisan keluarga Affandi.

Galeri Museum Affandi

Salah satu karya lukisan Affandi
Salah satu karya lukisan Affandi (sumber: Wikimedia Commons)

Museum Affandi Yogyakarta memiliki koleksi karya seni Affandi yang terdiri dari lukisan, patung, dan seni rupa lainnya. Selain karya seni Affandi, museum ini juga memamerkan karya seni dari seniman lain, baik dari dalam maupun luar negeri. Beberapa karya terkenal yang dipajang di museum ini antara lain “Potret Diri dengan Topi”, “Pasar di Malioboro”, dan “Bebek”.

Galeri I 

Pada galeri I adalah tempat yang menyediakan tiket masuk dan pusat informasi. Di galeri ini, pengunjung dapat melihat karya-karya Affandi dari awal hingga akhir karirnya, serta beberapa barang yang berkaitan dengan kehidupan Affandi seperti sepeda ontel, mobil sedan kuno, sandal jepit, kuas, ember, kain sarung, kliping berita koran, dan berbagai foto.

Galeri II 

Di galeri II ini awalnya digunakan untuk memamerkan lukisan-lukisan Affandi yang dijual, namun kemudian berubah menjadi ruang pamer koleksi lukisan dari pelukis lain. Galeri ini terdiri dari dua lantai, dengan lantai pertama menampilkan lukisan-lukisan abstrak.

Galeri III 

Dan galeri III terdiri dari dua lantai, dengan lantai pertama sebagai ruang pamer karya lukis dari keluarga Affandi, termasuk lukisan-lukisan dengan teknik sulam karya Maryati, istri Affandi, dan karya-karya Kartika, putri Affandi, seperti “Apa yang Harus Kuperbuat” (Januari 1999) dan “Apa Salahku? Mengapa ini Harus Terjadi” (Februari 1999). Sedangkan lantai kedua digunakan sebagai ruang perawatan lukisan.

Harga Tiket Museum Affandi Jogja

(Sumber: Rizkana on Instagram)
(Sumber: Rizkana on Instagram)

Berikut adalah informasi mengenai jam operasional dan harga tiket terbaru untuk Museum Affandi Jogja:

Untuk harga tiket masuk, dikenakan biaya sebesar Rp10.000 untuk anak-anak, Rp20.000 untuk dewasa, dan Rp50.000 untuk Warga Negara Asing. Selain itu, jika pengunjung membawa kamera DSLR dan sejenisnya, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp20.000. Namun, jika pengunjung hanya membawa kamera handphone, biaya tambahan yang dikenakan hanya sebesar Rp10.000.

Baca juga: Menikmati Sunset dari Candi Ijo sebagai Lokasi Tertinggi di Jogja

Nah itu tadi penjelasan lengkap mengenai Museum Affandi Jogja yang dirangkum secara singkat oleh Museum Nusantara. Bagi kamu pecinta seni wajib banget datang ke sini. Selamat berkunjung~

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Museum Affandi: Sejarah, Galeri, & Harga Tiket

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]
    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]