1. Perayaan dan Pertunjukkan

Upacara Melasti, Aktivitas Religi Sebelum Hari Raya Nyepi

Halo anak Nusantara! Indonesia terkenal dengan banyaknya tradisi budaya yang mendarah daging saat ini. Tradisi tersebut dapat berupa tarian, lagu, atau upacara. Kali ini, Museum Nusantara akan membahas salah satu upacara yang dilaksanakan pada saat perayaan hari Nyepi, yaitu Upacara Melasti.

Ingin tahu upacara ini tentang seperti apa upacara ini serta makna apa yang terkandung di dalamnya? Yuk, ketahui info selengkapnya di sini!

Apa Itu Upacara Melasti ?

Upacara Melasti adalah upacara yang dilaksanakan untuk menghilangkan kotoran dari alam menggunakan sumber air kehidupan, atau juga dapat dikatakan nganyudang malaning bumi ngamet tirta amerta. Menurut kepercayaan umat Hindu, sumber air seperti laut dan danau dianggap sebagai air kehidupan atau tirta amerta.

Sumber air kehidupan di sini berarti air yang memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Oleh sebab itu, upacara ini dilaksanakan di dekat tepi danau atau pantai.

Artikel Terkait

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 2:38 am

    Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel Artikel Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Maret 12, 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Upacara Melasti berasal dari Bali. Masyarakat biasanya datang berkelompok ke tempat upacara. Setiap kelompok berasal dari satu wilayah yang sama, biasanya satu baris kelompok berasal dari desa yang sama. Setiap kelompok akan membawa perangkat untuk beribadah, seperti pratima, arca, dan pralingga yang diambil dari pura-pura di sekitar kediaman masing-masing.

Selain membawa perlengkapan untuk disucikan, setiap anggota kelompok ini akan mempersiapkan sesaji sebagai bentuk persembahan dalam upacara.

Makna & Keunikan Upacara Melasti

Makna dari upacara ini adalah pembersihan jagat raya atau bhuwana agung, baik dari alam semesta dan juga diri sendiri. Melasti dilakukan dengan menggunakan air kehidupan dalam rangka penyucian diri dan menyingkirkan keburukan.

Selain itu, upacara ini juga dianggap sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan yang Maha Esa atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa supaya umat Hindu diberi kekuatan dalam melaksanakan Hari Raya Nyepi.

Upacara dimulai dengan meletakkan berbagai perangkat peribadatan serta sesaji pada sebuah meja yang menghadap ke sumber air kehidupan. Pemimpin agama kemudian akan memerciki air kehidupan yang sudah disucikan tersebut kepada seluruh anggota masyarakat yang hadir dan perangkat peribadatan yang sudah diletakkan. Selain itu pemimpin agama juga mendupai sebagai bentuk penyucian.

Upacara dilanjutkan dengan sembahyang. Saat sembahyang, para pemimpin akan membagikan bija (beras yang telah dibasahi air suci) dan air suci kepada umat. Setelah sembahyang, perangkat yang sudah diberkati akan diarak menuju kembali ke pura untuk menjalani beberapa ritual lagi.

Upacara Melasti yang diadakan di tepi pantai (Sumber : Inibaru)

Kapan Diadakan Upacara Melasti?

Jika kalian pergi ke Bali, kalian akan sering melihat rombongan masyarakat dengan pakaian sembahyang yang datang silih berganti ke tepi danau atau pantai sepanjang hari keempat sampai hari kedua sebelum Nyepi. Hal ini karena Melasti diperingati pada Panglong 13 bulan Caitra atau 3 hari sebelum hari raya Nyepi.

Pada saat ini, biasanya terdapat banyak sekali polisi adat atau pecalang yang membantu menjaga ketertiban saat upacara ini berlangsung. Bagi wisatawan, upacara ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk mengunjungi Bali sebelum hari raya Nyepi.

Tujuan Upacara Melasti

Upacara Melasti diperingati satu kali dalam setahun dan merupakan rangkaian dari hari raya Nyepi. Terdapat lima tujuan dari upacara ini, yaitu :

  1. Ngiring Prewatek Dewata

Upacara Melasti dimulai dengan memuja Tuhan dan segala bentuk perwujudannya. Tujuannya adalah supaya manusia dapat mengikuti tuntunan para dewa sebagai manifestasi Tuhan. Manusia akan mendapat kesucian karena mengikuti kekuatan Tuhan. Para dewata dipercaya mengelilingi desa. Karena itu, masyarakat harus mempersiapkan sesaji sebagai bentuk menyambut kehadiran dewa.

  1. Anganyutaken Laraning Jagat

Tujuan kedua ini bermakna untuk menghanyutkan segala penderitaan dunia.  Hal ini bertujuan untuk memotivasi umat l untuk melenyapkan penyakit-penyakit sosial. Penyakit sosial yang dimaksud adalah seperti kesenjangan antar kelompok, permusuhan antar golongan, bahkan wabah penyakit yang menimpa masyarakat secara massal. Setelah Melasti dilaksanakan, biasanya masyarakat akan melakukan aksi nyata untuk melenyapkan penyakit sosial tersebut. 

  1. Papa Kelesa

Melasti memiliki tujuan untuk membebaskan manusia dari kesengsaraan. Terdapat klesa atau rintangan yang membuat manusia sengsara. Terbagi dalam Awidya (Kegelapan atau mabuk), Asmita (Egois, mementingkan diri sendiri), Raga (pengumbaran hawa nafsu), Dwesa (sifat pemarah dan pendendam), Adhiniwesa (rasa takut tanpa sebab, yang paling mengerikan rasa takut mati).

  1. Letuhing Bhuwana

Letuhing Bhuwana berarti alam yang kotor. Upacara melasti memiliki tujuan untuk mengembalikan kelestarian alam lingkungan, atau dengan kata lain menghilangkan sifat-sifat manusia sebagai perusak alam lingkungan. Umat Hindu diajak untuk menjaga kelestarian alam dengan tidak merusak sumber daya alam yang ada.

  1. Ngamet Sarining Amerta Ring Telenging Segara

Tujuan selanjutnya adalah mengambil sari-sari kehidupan dari tengah lautan, Maksud dari kata ini adalah Melasti memiliki muatan nilai-nilai kehidupan yang bersifat universal. Upacara ini akan membantu mereka yang melakukannya untuk mencapai dan membangun kehidupan yang seimbang, baik lahir maupun batin. 

Secara garis besar, Upacara Melasti memiliki tujuan untuk menghancurkan segala macam kekotoran pikiran, perkataan dan perbuatan, serta memperoleh air suci untuk kehidupan yang lebih baik kedepannya. Upacara ini dinilai mampu membimbing umat Hindu dalam menjaga hubungannya dengan aspek Tri Hita Karana, yang artinya menjalin hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan juga alam.

Arak-arakan saat Upacara Melasti berlangsung (Sumber : Indonesia Kaya)

Baca Juga : Upacara Tabuik, Tradisi Khas Masyarakat Sumatera Barat

Manusia dan alam adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keharmonisan alam mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia, dan begitu pula sebaliknya. Sebagai manusia, kita harus menjaga alam dan melestarikannya supaya alam dapat dinikmati oleh generasi penerus. Demikian pembahasan Munus kali ini tentang Upacara Melasti serta makna dibaliknya.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Upacara Melasti, Aktivitas Religi Sebelum Hari Raya Nyepi

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]
    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]