1. Monumen
  2. Museum
  3. Museum Sejarah

Mengenang Kemerdekaan di Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali merupakan bangunan museum peringatan hari bersejarah yang pernah terjadi di Indonesia, khususnya di tanah Yogyakarta. Pelesir sejarah kali ini akan membuka kembali ingatan Anak Nusantara terkait berbagai peristiwa penting di Yogyakarta di masa kolonial.

Melalui lengkapnya koleksi diorama, patung, dan artefak sejarah lainnya, Anak Nusantara diajak untuk berkeliling Monumen Jogja Kembali, sambil mengenang betapa hebatnya perjuangan para pahlawan dan rakyat kala itu.

Wisata Monumen Jogja Kembali yang juga sering disebut Monjali dibangun sebagai lambang kembalinya Kota Yogyakarta yang pada tahun 1946-1950 menjadi Ibu Kota Indonesia setelah sempat direbut Belanda saat Agresi Militer II.

Monumen tersebut cocok dikunjungi oleh semua kalangan dari berbagai usia, mulai dari anak kecil, kumpulan pelajar karya wisata, hingga orang dewasa yang ingin mencari destinasi wisata anti mainstream.

Sejarah Monumen Jogja Kembali

Daftar Isi

Artikel Terkait

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 19, 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Hukum Ohm: Definisi, Bunyi dan Soal Pembahasan
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 19, 2024 at 3:48 am

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai The post Mengenal Hukum Ohm: Definisi, Bunyi dan Soal Pembahasan appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Alat Pembayaran Beserta Jenis-Jenisnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 16, 2024 at 7:42 am

    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien The post Mengenal Alat Pembayaran Beserta Jenis-Jenisnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Alat Optik & Jenis-Jenisnya yang Harus Kalian Ketahui
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 15, 2024 at 5:17 am

    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita The post Mengenal Alat Optik & Jenis-Jenisnya yang Harus Kalian Ketahui appeared first on Sma Studioliterasi.

Monjali mulai dibangun pada 29 Juni 1985. Berbagai rangkaian upacata adat dilakukan di awal masa pembangunan monumen ini. Seperti upacara peletakkan batu pertama yang dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paku Alam VIII.

Diberi nama Monumen Jogja Kembali (Monjali) yaitu untuk memperingati peristiwa bersejarah kembalinya Jogja sebagai ibukota pada waktu itu. Hal ini juga sebagai sebuah pengingat tentang peristiwa tersebut. Monumen ini diselesaikan dalam waktu 4 tahun dan diresmikan oleh Presiden Soeharto.

Tata Letak Bangunan Wisata Monumen Jogja Kembali

Alamat Monumen Jogja Kembali terletak di desa Sariharjo dengan luas sekitar 49.000 m2. Dan para wisatawan yang sudah pernah berkunjung pasti mengetahui bahwa bangunan ini memiliki bentuk yang sangat unik. Monjali berbentuk kerucut seperti gunung , hal ini karena menyimbolkan gunung Merapi yang berada di jogja. Namun tidak hanya itu, arti lain dari kerucut adalah sebuah kesuburan tanah dan sebuah pelestarian budaya serta tradisi masa pra sejarah.

Pada halaman utama , anda akan menemui lahan luas untuk panggung pertunjukan modern atau tradisional yang digelar di monjali. Selain itu terdapat sebuah Meriam PSU Kaliber buatan Rusia, lalu ada sebuah replika pesawat Guntai dan cureng yang digunakan untuk melawan penjajah pada saat itu. Anda juga akan menemukan puisi dari Chairil Anwar yang ditulis pada dinding besar dengan judul Karawang-Bekasi. Pada dinding tersebut juga dituliskan nama-nama pahlawan yang gugur saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia sejak tanggal 19 Desember 1048 sampai 29 Juni 1949. 

Filosofi Keunikan Bangunan Monjali

Dalam sebuah bangunan yang dibangun tentu memiliki berbagai filosofi yang terkandung. Tentu saja sama halnya seperti monjali. Bangunan ini dibentuk juga tentu memiliki tujuan, yaitu berbentuk kerucut seperti sebuah tumpeng atau gunung. Hal ini memiliki arti sebuah kesuburan dan upaya melestarikan budaya dari nenek moyang. Letak bangunan tepat pada sumbu imajiner yang merupakan penghubung antara kraton, tugu, panggung krapyak, pantai parangtritis, dan Merapi. Dan terdapat sebuah tiang bendera yang menjadi pusat titik imajiner dari tiga monumen tersebut.

Baca Juga : Keraton Yogyakarta

Koleksi Monjali

Anda akan menemui berbagai koleksi menarik saat mengunjungi monjali. Monjali terdiri atas 3 lantai, dimana lantai pertama diisi dan digunakan sebagai perpustakaan, pujasera, dan sebuah auditorium. Pada perpustakaan terdapat berbagai referensi sejarah perjuangan di Yogyakarta. Namun tidak hanya di jogja, anda juga dapat menemui sejarah perjuangan daerah lainnya. 

Kemudian di lantai dua, Anda akan menemukan diorama sejarah. Salah satunya bercerita tentang perjuangan pahlawan dan masyarakat dalam mempertahankan Indonesia pada saat itu. Diorama tersebut menceritakan peristiwa agresi Militer Belanda II dimana Jogja kala itu menjadi saksi nyata. Ada juga cerita mengenai lapangan udara oleh Kapten Van Langen.

Diorama sejarah monumen jogja kembali
Salah satu diorama koleksi Monumen Yogya Kembali, foto oleh jogjadaily

Beralih ke lantai tiga, tempat ini dibangun khusus untuk mendoakan para pahlawan yang gugur. Tempat ini diberi nama Garbha Graha . anda dapat menemukan bendera merah putih di tengah ruangan. Saat menyusuri tangga, Anda akan menemukan relief yang bercerita tentang perjuangan meraih kemerdekaan Indonesia.

Spot Foto Monjali

Selain berwisata sejarah, ada sebuah wisata malam yang dapat Anda kunjungi saat berada di Monjali. Salah satunya adalah Taman Pelangi Jogja yang berada di halaman Monjali. Anda bisa berfoto ria dengan suasana lampion yang indah dan berwarna-warni disana. Selain lampion, Anda juga bisa menikmati wahana yang tersedia, mulai dari perahu dayung, becak mini, speedboat, bola air, trampoline, dan berbagai wahana lain. Wahana ini dikelilingi oleh kolam. Tak lupa, di dalam wisata ini, terdapat sebuah rumah hantu yang pas untuk menguji nyali.

Lokasi & Rute ke Monumen Jogja Kembali

Rute menuju Wisata monumen jogja kembali sangatlah mudah. Alamat Monumen Jogja Kembali ini berada di Jl. Ringroad Utara, Jongkang, Ngaglik, Sleman, Jogja. Terletak di sebelah utara Malioboro. Jadi jika anda yang hendak menuju monjali dari malioboro, anda hanya harus menuju ke utara. Setelah itu anda akan menemukan jalan jogja-magelang dan sampai pada perempatan ringroad. Jika anda sudah sampai disini, anda akan dengan mudah menemukan Gedung Monjali. 

Informasi, Harga Tiket dan Jam Buka

Anda dapat mengunjungi monjali dari hari Selasa-Minggu pukul 08.00 s/d 16.00. Harga tiket masuk monjali sangatlah murah, Rp.5000 rupiah untuk pengunjung dewasa domestik, dan Rp.7500 rupiah untuk wisatawan asing. Tidak lupa, jika Anda berkunjung secara rombongan lebih dari 30 orang, tiket masuk akan dipotong 10%. Untuk anak TK akan dipotong 50% per anak.

Anak Nusantara tertarik untuk mengunjungi Monjali? Yuk, kenali Indonesia lewat sejarah Monumen Jogja Kembali.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenang Kemerdekaan di Monumen Jogja Kembali

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]
    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]