Sesar Lembang: Wisata Alam di Daerah Potensi Bencana

2 min read

Sesar Lembang

Apa itu Sesar Lembang ?

Istilah ini mungkin masih asing terdengar di telinga anak nusantara bukan? Sesar Lembang adalah patahan geser aktif yang letaknya berada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Patahan yang juga disebut sebagai Ular Sesar Lembang ini berukuran memanjang dari Padalarang hingga Gunung Batu dengan jarak mencapai 29 km. BMKG menyebutkan bahwa patahan ini mampu menciptakan gempa berkekuatan sekitar 6,8 hingga 7 skala ritcher (SR).

Saat ini, kawasan patahan aktif ini menjadi salah satu objek wisata alam yang terkenal akan keindahan pemandangannya. Wisata alam ini menyajikan keindahan pemandangan alam yang dapat membius wisatawan untuk berkunjung melihatnya. 

Bagi anak nusantara yang ingin menikmati liburan dengan melihat pemandangan hijau nan indah, destinasi wisata ini cocok untuk dikunjungi. Tetapi saat berkunjung, anak nusantara tetap harus waspada, karena wilayah ini bisa berpotensi Longsor. Berikut ini beberapa informasi terkait patahan Lembang yang telah Munus rangkum.

Proses Terbentuknya Sesar Lembang

Menurut penelitian, patahan aktif Lembang terbentuk pada sekitar 2000 tahun lalu akibat terjadinya gempa besar berkekuatan 6,8 SR. Patahan Lembang ini aktif dengan pergerakan 2-3 mm/tahun. Hal ini menjadi bukti nyata pergerakan patahan mampu menghasilkan gempa bumi dengan kekuatan besar. Rekam jejak gempa ini ditemukan dari penggalian endapan kolam di Cihideung.

Adanya gerakan patahan aktif ini mampu mengakibatkan permukaan tanah di bagian utara meninggi. Hal ini mengakibatkan aliran air dari tangkapan air sisi selatan terbendung di kaki dinding patahan. Material yang terbawa air dan angin lalu mengisi genangan air dan mengendap.

Endapan air ini membentuk kolam yang ditumbuhi berbagai tanaman yang mati dan mengendap. Ini menyebabkan terbentuknya lapisan gambut. Sebagian tumbuhan lain membentuk lapisan gambut yang mengambang di kolam.

Legenda Sangkuriang 

Menurut cerita legenda Sangkuriang, Sesar Lembang adalah patahan aktif yang terbentuk akibat Sangkuriang menebang pohon raksasa dan roboh ke arah barat dengan suara keras. Hal ini boleh jadi merupakan jalur sesar aktif dan kejadian gempa bumi yang mirip dengan kejadian pohon tumbang.

Pernyataan pohon raksasa dan suara keras menunjukkan bahwa kejadian getarannya besar lebih besar dari pohon tumbang pada umumnya. Kemudian arah roboh ke barat, menunjukkan seakan-akan pohon raksasa khayalan tersebut berada melintang kearah barat-timur.

Posisi rebahnya pohon raksasa khayalan ini juga diceritakan rinci pada cerita kedua dan ketiga. Disebutkan bahwa bagian tunggul/batang utama bawah berada di Bukit Tunggul dan bagian atasnya daun-ranting berada di Gunung Burangrang.

Lokasi pohon yang roboh ini sesuai dengan hasil pemetaan jalur sesar aktif yang melintang barat-timur, bagian timur berupa jalur sesar tunggal dan bagian barat adalah cabang-cabang sesar akibat pembelokan jalur Sesar Lembang.

Pesona Keindahan Patahan Lembang

Di kawasan patahan aktif ini terdapat puncak bintang yang dijadikan sebagai hutan lindung, wisata hutan dan tempat edukasi alam bagi para pengunjung yang datang. Menurut Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara, Puncak Bintang merupakan kawasan strategis untuk mengenalkan patahan lembang kepada masyarakat.

Di Puncak Lembang, anak nusantara bisa menikmati panorama pemandangan patahan lembang dari atas puncak. Selain itu, terdapat spot foto menarik dengan latar belakang bintang raksasa dan juga hamparan pemandangan alam yang menyegarkan mata. Di lokasi tersebut juga terdapat hutan Bongkor yang menjadi hutan lindung.

Selain menikmati pemandangan dan berfoto, kegiatan lain yang bisa anda lakukan pada saat berkunjung ke Sesar Lembang adalah melakukan jelajah alam / trekking dan bersepeda ke bukit hingga puncak patahan. Namun untuk melakukan kegiatan ini, kondisi tubuh yang optimal serta peralatan lengkap menjadi syarat utama.

Jika berkunjung di pagi ataupun sore hari, anak nusantara bisa menyaksikan indahnya matahari terbit dan terbenam dari atas puncak bintang Lembang ini. Pesona matahari terbit yang memancarkan cahayanya secara perlahan menampakkan sinarnya ke segala penjuru.

Selain itu, pemandangan dan pesona matahari terbenam juga tak kalah menyenangkan. Perlahan lahan warna langit orange eksotik khas langit senja mulai berganti menjadi gelapnya langit malam.

Lokasi Sesar Lembang

Wisata alam lembah dan perbukitan patahan Lembang berlokasi di Bukit Moko, Batu Lonceng Kulon, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kawasan wisata ini berada tidak jauh dari pusat kota Bandung kurang lebih berjarak 12 kilometer. Bisa ditempuh menggunakan kendaraan bermotor dalam waktu 40 menit.

Alamat : Batu Lonceng Kulon, Cimenyan, Kec. Cimenyan, Bandung, Jawa Barat 40197.

Harga Tiket Masuk

Untuk tarif masuk kawasan wisata alam lembah dan perbukitan ini anda hanya membayar tiket parkir sebesar Rp 5.000,- saja. Tetapi di kawasan wisata ini terdapat tempat wisata bernama Puncak Bintang. Jika anda ingin mengunjungi tempat ini maka anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 12.000,- untuk menikmati keindahan panorama patahan Lembang dari atas puncak.

Jam Operasional

Untuk jam operasional wisata alam ini dibuka setiap hari pukul 05.00 – 18.00. Munus menyarankan untuk berkunjung pada pagi hari dan sore hari. Anak nusantara dapat melihat momen sunrise dan sunset secara langsung.

Baca juga: Dieng Plateau Wonosobo, Tempat Wisata Untuk Kamu Pecinta Alam

Last Updated on Oktober 19, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll up