1. Candi

Candi Abang: Sejarah, Bentuk Bangunan, Mitos, & Fungsi

Candi Abang adalah sebuah candi bercorak Hindu yang terletak di Sleman Yogyakarta. Namun uniknya, candi ini tidak memiliki bangunan megah yang nampak, hanya berupa gundukan tanah yang cukup besar. Bahkan masyarakat sekitar sering menyebutnya sebagai Bukit Teletubies. Tetapi, siapa sangka di balik gundukan tanah tersebut menyimpan banyak sejarah yang menarik.

Lalu bagaimana sejarah, lokasi, keunikan, mitos, dan harga tiket masuknya? Yuk, simak artikel Museum Nusantara kali ini sampai habis!

Sejarah Singkat Candi Abang

Potret Candi Abang yang Tertimbun Tanah jika Dilihat dari Atas Bukit (Sumber: Google Maps)
Potret Candi Abang yang Tertimbun Tanah jika Dilihat dari Atas Bukit (Sumber: Google Maps)

Situs purbakala berupa candi ini kira-kira sudah berdiri sejak abad ke-9 hingga abad ke-10 di masa Kerajaan Mataram Kuno. Namun, bila dibandingkan dengan usia candi bercorak Hindu lainnya relatif lebih muda.

Selain itu, bahan pembuat candi pun berbeda dengan beberapa candi di Jawa Tengah. Jika candi lainnya menggunakan batu andesit hitam, bangunan bersejarah ini menggunakan batu bata merah yang biasanya ditemukan di Jawa Timur, tepatnya pada masa kerajaan Majapahit. Penggunaan bata merah dalam bangunan menjadi dasar penamaan candi.

Artikel Terkait

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 2:38 am

    Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel Artikel Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Yuk, Mengenal Bagaimana Cara Memahami Contoh Teks Ulasan
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on April 4, 2024 at 2:05 am

    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks The post Yuk, Mengenal Bagaimana Cara Memahami Contoh Teks Ulasan appeared first on Sma Studioliterasi.

Berdasarkan catatan sejarah tahun 1915, di sekitar candi terdapat sebuah arca dan lingga yang memiliki lambang Dewa Siwa. Lingga tersebut punya bentuk segi 8 dengan panjang sisi 15 cm. Hal ini menjadi pembeda dari kebanyakan lingga yang umumnya berbentuk segi empat.

Fakta lain juga terungkap setelah penemuan prasasti yang bertuliskan tahun pembuatan candi, yaitu pada tahun 794 Saka atau sama dengan tahun 872 Masehi. Lalu dari penelitian tenaga ahli menyebutkan kompleksnya terdiri dari satu bangunan utama dengan luas 65 x 64 meter lengkap dengan halaman.

Lokasi Candi Abang Sleman

Lokasi Candi Abang (Sumber: Google Maps)
Lokasi Candi Abang (Sumber: Google Maps)

Lokasinya berada di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta. Untuk menuju candi ini bisa melalui Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Prambanan. Begitu Sampai di Terminal Prambanan, carilah Jalan Raya Jogja-Piyungan Km 8. Ikuti jalan dan nanti terlihat papan penunjuk ke arah kanan (barat) bertuliskan Candi Abang dan Gua Sentana.

Rute menuju Candi Abang juga bisa dari arah Kota Yogyakarta yang jaraknya kurang lebih 13 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 34 menit. Destinasi wisata ini berada di kawasan perbukitan Blambangan dan tidak terlalu jauh dari tempat wisata hits baru Jogja, Obelix Hills.

Sebenarnya ada banyak jalan untuk menuju lokasi, salah satu yang termudah adalah menggunakan petunjuk Google Maps. Rute terbaik ke candi ini bisa diakses dari manapun tergantung titik keberangkatan.

Keunikan Bentuk Bangunan Candi Abang

Potret Goa Sentono yang Lokasinya Tidak Jauh dari Bukit Candi Abang (Sumber: @sabrinkha on Instagram)
Potret Goa Sentono yang Lokasinya Tidak Jauh dari Bukit Candi Abang (Sumber: @sabrinkha on Instagram)

Walaupun keutuhan candi sudah tidak lagi sempurna, namun bukan berarti kecantikan dan keunikan sudah purna. Candi Abang masih kokoh berdiri di puncak bukit dengan bahan bangunan batu bata yang tertutup oleh gundukan tanah. Ukuran alas Candi Abang adalah 36 x 34 meter tetapi tingginya belum bisa diperkirakan. 

Candi ini berbentuk piramida dan punya sumur di tengahnya. Di candi ini, terdapat tangga masuk yang berbahan dasar batu putih atau gamping. Selain itu, ada sebagian batu andesit yang hingga saat ini belum diketahui fungsinya.

Tidak hanya menyimpan sejarah tentang candi, kawasan sekitar perbukitan candi juga memiliki situs sejarah lain. Salah satunya adalah Goa Jepang dan Goa Sentono yang memiliki hubungan dengan penemuan Candi Abang. Hal ini dibuktikan dengan penemuan sejarah berupa relief, lingga yoni, dan tempat pemujaan masyarakat lampau.

Mitos Masyarakat Tentang Candi Abang

Mitos Masyarakat Tentang Candi Abang (Sumber: @sangpramuwisata on Instagram)
Mitos Masyarakat Tentang Candi Abang (Sumber: @sangpramuwisata on Instagram)

Ada banyak mitos masyarakat yang beredar, salah satu yang populer adalah tentang tertimbunnya harta di dalam bukit. Mitos ini pula yang menjadi penyebab kerusakan candi pada tahun 2002 dikarenakan oknum tidak bertanggung jawab akibat percaya desas desus tersebut.

Mitos lain yang tak kalah terkenal adalah tentang penjaga kawasan bukit oleh sosok Kyai Jagal yang bertubuh besar serta berambut panjang. Masyarakat sekitar percaya bahwa makhluk ini sebagai pelindung kawasan candi agar tidak terjadi kerusakan. 

Misteri tak terpecahkan lainnya adalah keberadaan awan merah di atas bukit yang hanya bisa dilihat orang tertentu. Namun dari semua mitos yang ada, nilai historis tempat ini tidak boleh terlupakan ya, anak Nusantara!

Jam Operasional & Harga Tiket Masuk Candi Abang

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Candi Abang (Sumber: @_vinadewi on Instagram)
Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Candi Abang (Sumber: @_vinadewi on Instagram)

Kawasan wisata ini tidak membanderol biaya masuk, namun pengunjung hanya perlu menyiapkan uang untuk membayar parkir kepada pihak pengelola. Harganya pun murah, sekitar Rp2000-Rp5000 saja per kendaraan. 

Untuk jam operasionalnya, kalian bisa mengunjungi tempat ini setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB. Adapun waktu terbaik untuk berkunjung biasanya saat pagi hari dan sore hari menjelang matahari terbenam. 

Jika ingin mendapatkan pemandangan bukit hijau yang asri, datanglah saat musim hujan. Pada musim ini rumput tumbuh dengan subur dan terlihat sangat cantik. Tetapi pastinya harus siap persediaan karena hujan yang mungkin turun saat berwisata kesini.

Baca Juga: Candi Arjuna : Sejarah, Lokasi, Tiket Masuk & Fungsinya

Demikian informasi mengenai Candi Abang Jogja yang banyak daya tarik dan penuh akan mitos. Jangan lupa untuk mengunjungi di salah satu situs bersejarah ini, ya! Nantinya anak Nusantara akan mendapatkan pengalaman wisata sejarah yang tidak pernah terlupakan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Candi Abang: Sejarah, Bentuk Bangunan, Mitos, & Fungsi

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]

    Trending

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas […]
    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]
    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]