1. Monumen

Tugu Muda Semarang: Sejarah, Arsitektur & Wisatanya

Indonesia memiliki banyak sekali monumen peninggalan sejarah. Monumen-monumen ini biasanya didirikan untuk memperingati suatu peristiwa penting yang pernah terjadi. Salah satunya adalah Tugu Muda Semarang.

Pada kesempatan ini, Museum Nusantara akan membahas sejarah, arsitektur dan daya tarik wisata dari tugu kebanggaan Kota Semarang ini. Simak informasi selengkapnya di artikel kali ini! 

Sejarah Tugu Muda Semarang

Tugu Muda Semarang adalah ikon Kota Semarang yang cukup terkenal.Tugu ini dibangun sebagai monumen penghargaan kepada para pejuang dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang. Pertempuran Lima Hari terjadi pada tanggal 15 sampai 20 Oktober 1945.

Kabar tentang kemerdekaan Indonesia membuat para pemuda bersemangat untuk melakukan perampasan senjata di pos-pos militer Jepang. Tentara Jepang menolak untuk menyerahkan senjata kepada para pemuda Semarang. Oleh karena tentara Jepang menolak, para pemuda marah dan mulai berpatroli untuk menghentikan setiap mobil militer Jepang yang lewat.

Artikel Terkait

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 2:38 am

    Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel Artikel Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Yuk, Mengenal Bagaimana Cara Memahami Contoh Teks Ulasan
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on April 4, 2024 at 2:05 am

    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks The post Yuk, Mengenal Bagaimana Cara Memahami Contoh Teks Ulasan appeared first on Sma Studioliterasi.

Para pemuda Semarang merampas persenjataan Jepang dengan paksa. Bahkan, tidak sedikit tentara Jepang yang dibawa ke penjara di daerah Bulu. Tentara Jepang tidak bisa tinggal diam dengan keadaan seperti ini. Jepang membalas dengan menyiksa anggota polisi yang bertugas menjaga sumber air minum Kota Semarang.

Tentara Jepang berniat untuk meracuni sumber air minum supaya banyak penduduk Semarang yang mati keracunan. Mendengar desas-desus ini, Dr. Kariadi datang langsung untuk memeriksa sumber air tersebut. Dalam perjalanan, Dr. Kariadi ditembak oleh tentara Jepang dan meninggal di tempat.

Peristiwa kematian Dr. Kariadi membuat para pemuda marah. Pertempuran tidak bisa terhindarkan, antara para pemuda Semarang melawan tentara Jepang. Pertempuran tersebut berlangsung dari tanggal 15 Oktober 1945 sampai 20 Oktober 1945. Pertempuran Lima Hari ini memakan korban sekitar 2000 pejuang Indonesia dan 850 tentara Jepang.

Arsitektur Tugu Muda Semarang

Arsitektur Tugu Muda Semarang (sumber: @yunata_widjaksono on Instagram)
Arsitektur Tugu Muda Semarang (sumber: @yunata_widjaksono on Instagram)

Tugu Muda Semarang memiliki arsitektur yang menyerupai lilin dengan makna semangat para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan tidak akan padam. Bentuk Tugu Muda Semarang memiliki penampang segi lima dan terbagi atas 3 landasan yaitu landasan, badan, dan kepala. Bagian landasan tugu memiliki hiasan relief. Relief ini memiliki maknanya masing-masing.

Secara keseluruhan, tugu ini terbuat dari batu. Untuk menambah keindahannya, Tugu Muda juga dilengkapi dengan taman dan kolam hias di sekelilingnya. Tugu Muda memiliki taman yang indah dan terawat. Taman tersebut dilengkapi dengan berbagai dekorasi sehingga membuat Taman Tugu Muda menjadi taman kota. Dekorasi yang ada di taman mencakup lampu taman berwarna putih dan kuning, serta air mancur. Lampu taman tersebut menambahkan kesan anggun di taman ini.

Selain itu, terdapat juga pohon cemara dan replika bambu runcing yang berjajar sebanyak 5 bambu untuk menggambarkan Pertempuran lima hari di Semarang. Bagian bawah tugu memiliki relief dengan lima buah pilar penyangga yang melambangkan Pancasila. Relief yang menghiasi Tugu Muda, meliputi:

Relief Hongeroedeem

Relief ini menggambarkan kehidupan rakyat Indonesia pada zaman penjajahan Belanda dan Jepang yang sangat tertindas. Digambarkan banyak yang menderita kelaparan, hingga hongerodeem (penyakit busung lapar) menyerang masyarakat.

Relief Pertempuran

Relief satu ini menggambarkan keberanian para pemuda Semarang dalam dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Relief Penyerangan

Relief ini menggambarkan perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajah.

Relief Korban

Relief ini menggambarkan bahwa dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang, banyak korban berjatuhan.

Relief Kemenangan

Relief Kemenangan menggambarkan titik puncak dari perjuangan pemuda Semarang dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Wisata Tugu Muda Semarang

Wisata Tugu Muda Semarang (sumber: @wisatasemarang on Instagram)
Wisata Tugu Muda Semarang (sumber: @wisatasemarang on Instagram)

Tugu Muda Semarang wajib kalian kunjungi jika berkunjung ke Semarang. Keindahan pemandangannya membuat tempat wisata ini cocok untuk dikunjungi. Keindahan taman hijau yang mengelilingi area sekitar Tugu ditambah kolam air mancur membuat suasana semakin indah.

Ketika malam hari, kalian juga dapat menikmati keindahan Tugu Muda karena sudah ada lampu-lampu taman yang terang. Tugu Muda terlihat megah dan cantik pada malam hari karena terkena sorotan lampu. Lampu kota yang remang dan pemandangan Tugu yang indah membuat monumen satu ini wajib dikunjungi.

Selain itu, kalian juga dapat belajar sejarah di Tugu Muda. Lima relief yang terletak di landasan tugu menyimpan banyak sekali pelajaran. Setiap relief memiliki artinya masing masing. Relief-relief tersebut dapat menjadi media belajar yang menyenangkan untuk kalian.

Tugu Semarang tidak memungut biaya masuk sama sekali atau gratis. Kalian hanya perlu membayar karcis parkir untuk motor Rp2.000 dan untuk mobil Rp5.000. Harga yang tercantum tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.

Tugu Muda beralamat di Jl. Pandanaran, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Tugu ini hanya berjarak sekitar 6.5 km dari Bandara Jendral Ahmad Yani Semarang. Kalian dapat menempuh perjalanan selama 15 menit dari bandara. 

Kalian dapat mengunjungi tugu ini kapanpun kalian mau karena Tugu Muda buka 24 jam setiap hari. Sebagai saran, kamu dapat mengunjungi tugu pada pagi hari dimana keadaan taman masih sepi. Selain itu, kamu juga dapat mengunjunginya pada sore hari atau malam hari untuk menikmati keindahan lampu tamannya.

Demikian penjelasan Museum Nusantara tentang sejarah, arsitektur, dan daya tarik wisata Tugu Muda Semarang. Semoga penjelasan kali ini bermanfaat!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Tugu Muda Semarang: Sejarah, Arsitektur & Wisatanya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]

    Trending

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas […]
    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada […]
    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]