1. Informasi

Hari Pahlawan 2020: Mengenang Pertempuran Ambarawa

Setiap tahunnya pada tanggal 10 November, rakyat Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Tema peringatan Hari Pahlawan 2020 memiliki slogan “Pahlawanku Sepanjang Masa” dan memberikan makna bahwa pahlawan yang berjuang akan selamanya dikenang.

Dengan merayakan hari pahlawan ini diharapkan para penerus bangsa dapat terus melanjutkan semangat para pejuang serta terus menghormati jasa-jasa mereka.

Bagaimana latar belakang pertempuran ambarawa yang sampai saat ini dikenang setiap tanggal 10 November? Berikut sejarah singkatnya.

Pertempuran Ambarawa (Palagan Ambarawa)

Sejarah Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November bermula dari pertempuran rakyat Indonesia melawan tentara Sekutu dan NICA di Surabaya pada tahun 1945 yang dikenal sebagai pertempuran Ambarawa atau palagan ambarawa.

Artikel Terkait

  • Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap!
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 27, 2024 at 4:19 am

    Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan berbagai macam suku, ras, agama dari Sabang sampai Merauke. Bangsa lain juga mengenal Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tak hanya itu, berbagai flora dan fauna endemik telah menjadi ciri khas dari wilayah tertentu, telah melengkapi kekayaan alam bangsa kita. Dari besarnya sebuah The post Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap! appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 27, 2024 at 3:19 am

    Halo kawan literasi, pernahkan kalian melihat burung yang terbang bebas di angkasa? Mengapa mereka bisa terbang tinggi bersama kawanannya? Apa mereka tidak takut kekurangan oksigen? Kira-kira apa ya yang mereka terbang tanpa khawatir? Ternyata di angkasa ada namanya. atmosfer. Atmosfer tersebut merupakan lapisan bagian paling bawah dari lapisan lainnya, sehingga burung-burung tersebut masih bisa terbang The post Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 27, 2024 at 2:46 am

    Beratus-ratus tahun yang lalu, Bangsa Eropa telah mengalami penderitaan yang sangat berat yaitu dengan ditandai dengan kemunduran pada zaman abad pertengahan. Namun setelah itu, masuklah zaman di mana menjadi cikal bakal bersinarnya Eropa sampai sekarang. Kejayaan tersebut dikenal dengan zaman Aufklarung yang dimana banyak terjadi perubahan besar-besaran dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.  Hmm, kira-kira nih The post Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on Februari 19, 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

Baca Juga : Museum Sepuluh November, Gudangnya Informasi Surabaya

Pertempuran Ambarawa di Surabaya, foto oleh cerdikia

Latar belakang pertempuran ambarawa bermula ketika Inggris, juga Belanda, yang termasuk negara Sekutu memenangkan Perang Asia Timur Raya (Perang Dunia II) melawan Jepang. Beberapa bulan setelah Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, pasukan Belanda datang, yang saat itu membawa juga tentara Inggris, hingga memasuki wilayah Surabaya.

Arek-arek Surabaya dan pihak Belanda melakukan perundingan. Pada 29 Oktober 1945, Belanda mengatakan bahwa mereka akan memberikan pengakuan atas merdekanya Indonesia. Namun ternyata perundingan tersebut tidak berjalan lancar, beberapa sejarawan mengatakan Belanda ingin menduduki kembali bumi ibu pertiwi bersama dengan Inggris dan negara sekutu lain.

Melihat niat licik Belanda dan negara sekutu, arek-arek Surabaya sadar mereka harus melakukan perlawanan. Setelah itu terjadilah bentrokan-bentrokan bersenjata di Surabaya antara rakyat Surabaya melawan Belanda yang saat itu dibantu Inggris.

Tewasnya A.W.S Mallaby

A.W.S Mallaby tewas di mobilnya, foto oleh beritaradar

Bentrokan kian memanas ketika Brigadir Jenderal Mallaby, Pimpinan Tentara Inggris untuk Jawa Timur, tewas pada 30 Oktober 1945.

Pada saat kematiannya, pimpinan pasukan Inggris itu tewas dengan keadaan mobil yang ditumpanginya hangus terbakar.

Terkait penyebab tewasnya Jenderal Mallaby, hingga saat ini masih belum pasti dan menjadi perdebatan di antara sejarawan.

Beberapa literatur mengatakan bahwa Mallaby tewas setelah aksi tembak menembak dan terkena serangan arek-arek Surabaya.

Sumber lain mengatakan, ia terbunuh akibat ledakan granat ketika pasukannya yang berusaha melindungi Mallaby dari serangan.

Terbunuhnya Mallaby menjadi titik awal kemarahan tentara Sekutu.
Setelah meninggalnya Mallaby, pemimpin pasukan diganti oleh Mayor Eric Carden Robert Mansergh. Mansergh mengeluarkan ultimatum atau pengumuman kepada rakyat Surabaya. Isinya ia menuntut pihak Indonesia menyerahkan segala bentuk senjata dan menghentikan penyerangan dan bentrokan pada 9 November 1945.

Selain itu, ultimatum juga berisi ancaman bahwa Kota Surabaya akan digempur dari darat, laut, dan udara apabila perintah tersebut tidak dipatuhi.

Namun, rakyat tidak gentar atas ancaman itu, dan sama sekali tidak ada gencatan senjata. Sehingga terjadilah pertempuran ambarawa di kota Surabaya pada 10 November 1945.

Pada dini hari 10 November itu, pasukan Inggris mulai melancarkan serangan. Perlawanan sengit dari pasukan dan milisi Indonesia pun melakukan perlawanan. Pada pertempuran ini, ada banyak tokoh yang terlihat memimpin perlawanan. Salah satu yang paling terkenal dalam buku sejarah yaitu Bung Tomo. Ada pula tokoh-tokoh lain seperti KH Hasyim Asyari dan KH Wahab Hasbullah.

Pertempuran Ambarawa atau palagan ambarawa berlangsung cukup panjang karena perlawanan dari pihak Indonesia yang sama sekali tidk mengendur. Setelah sekitar tiga minggu, pertempuran ini baru mereda.

Dalam perang 10 November ini jatuh banyak korban jiwa khususnya para pejuang dan arek-arek surabaya saat melawan pasukan Netherlands-Indies Civil Administration (NICA) atau pasukan gabungan Belanda-Inggris dan sekutu.

Diperkirakan 6.000–16.000 pejuang Indonesia dan arek-arek Surabaya gugur dalam pertempuran ini. Kehilangan banyak pejuang tidak sedikitpun memadamkan semangat para pahlawan, justru semakin mengobarkan semangat di daerah-daerah lain.

Satu dari beberapa tokoh kunci terkenal yang memimpin perlawanan di Surabaya pada saat itu adalah Bung Tomo. Bung Tomo memimpin melalui orasinya yang membakar semangat perjuangan rakyat lewat siaran-siarannya radionya.

Bung Tomo

Bung Tomo melalui radio, foto oleh harapanrakyat

Bung Tomo, dengan nama asli Soetomo, adalah seorang orator, pembakar semangat juang rakyat untuk bertempur melawan belanda sampai titik darah penghabisan. Tujuannya hanya satu yaitu mempertahankan harga diri, tanah air dan jati diri bangsa yang telah merdeka beberapa bulan sebelumnya.

Dalam pertempuran tersebut puluhan ribu rakyat Surabaya dan para pahlawan gugur sebagai korban, sebagian besar adalah warga sipil. Melihat banyaknya pejuang yang gugur dan pertempuran hebat ketika itu serta semangat membara yang tak sedikitpun padam di kalangan rakyat Surabaya membuat kota Surabaya kemudian di kenang sebagai kota pahlawan.

Sebagai penghormatan atas jasa-jasa patriotis para pejuang dalam melawan tentara sekutu dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia itu, tanggal 10 November ditetapkan pemerintah sebagai Hari Pahlawan dengan icon kota Surabaya.

Hingga saat ini, tanggal 10 November diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Pahlawan. Selain bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang, juga untuk mengingatkan para penerus bangsa untuk melanjutkan perjuangan bangsa ini.

Sebagai penerus perjuangan para pahlawan, anak-anak muda dapat membaca tentang pertempuran surabaya 10 november 1945 dan memaknai aksi-aksi heroik para pahlawan dalam mempertahankan keutuhan tanah air.

Baca Juga Tugu PahlawanSurabaya, Yuk Kenali Kisah Sejarahnya

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Hari Pahlawan 2020: Mengenang Pertempuran Ambarawa

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Busur panah telah menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia selama berabad-abad. Seni memanah telah diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi bagian dari budaya dan tradisi bangsa. Artikel ini akan mengenalkan Anda pada berbagai bentuk busur panah yang ada di Indonesia, serta memberikan wawasan tentang pentingnya seni memanah dalam masyarakat Indonesia. Apa Itu Busur […]

    Trending

    Terdapat ragam seni pertunjukan yang terkenal di Bali, salah satunya adalah tari Topeng Sidakarya yang merupakan bagian penting dari upacara keagamaan Hindu. Tari Topeng Sidakarya adalah salah satu seni pertunjukan di Bali yang dipentaskan dari generasi ke generasi. Biasanya, seni pertunjukan ini ditampilkan sebagai bagian dari upacara sakral kaum Hindu, yaitu upacara Yadnya. Seni tari […]
    Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai bentuk budaya, salah satunya tari tradisional. Tari Melemang merupakan tarian adat yang berasal dari Tanjungpisau negeri Bentan Penaga, Bintan, Kepulauan Riau. Tari malemang mengisahkan tentang kehidupan kerajaan di Bintan pada zaman dahulu. Tarian ini mengombinasikn unsur tari, musik, serta nyanyian menjadi kombinasi tari yang indah. Ingin tahu lebih […]
    Alat musik gambus adalah salah satu alat musik tradisional Riau yang dimainkan dengan cara dipetik. Menurut sejarah, musik tradisional ini lekat dengan budaya islam. Bentuknya memang sekilas mirip dengan gitar, namun cara memainkan gambus ini sedikit berbeda, Anak Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat musik gambus dan cara memainkannya, simak artikel Museum Nusantara kali […]
    Selama berabad-abad, Indonesia telah menjadi rumah bagi keberagaman budaya yang kaya, termasuk seni tari tradisional yang memukau. Tari tradisional Indonesia bukan hanya sekadar gerakan-gerakan artistik yang menakjubkan, tetapi juga mewakili identitas, sejarah, dan nilai-nilai masyarakat di berbagai daerah. Tari Sirih Kuning adalah salah satu jenis tarian tradisional yang memiliki akar budaya kuat bagi masyarakat Betawi. […]